Jumat, 16 Januari 2015

Manfaat Sholat Sepanjang Malam

SHOLAT SEPANJANG MALAM

Agar hidup kita semakin bermakna dan Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa mencatat seluruh laku perbuatan kita bernilai ibadah, caranya mudah: SEBELUM TIDUR, LAKUKAN WUDHU DAN MULAILAH UNTUK SHOLAT DENGAN POSISI BERBARING LAYAKNYA TIDUR. NIATKAN DIRI ANDA UNTUK SHOLAT TAHAJUD. LAKUKAN SHOLAT SEPERTI SHOLAT BIASA DENGAN BACAAN SURAT YANG LAMA DAN PANJANG HINGGA ANDA TERLELAP DENGAN SENDIRINYA…
Maka seluruh malam itu amalan Anda akan dicatat sebagai ibadah sholat. Namun bila Anda niatnya untuk tidur, maka amalan tidur kita tidak dicatat sebagai ibadah. Menguntungkan bukan?
Untuk para alim ulama, ustadz dan santri…Janganlah amalan yang baik ini dianggap sebagai bid’ah, namun anggap ini kreasi kita sebagai manusia yang bebas menentukan cara dan jalan untuk menuju pada jalan Tuhan Yang Maha Membebaskan dan bukan Maha Mempersulit. Kita perlu positif thinking, tidak selayaknya perbuatan ibadah yang mulia ini dinilai mengada-ada. Lebih baik mana sholat dengan posisi tidur atau mabuk-mabukan, selingkuh, korupsi, mengkonsumsi narkoba, tawuran, dan kebut-kebutan?

Rapalan Sholawat Al Fatih


SHOLAWAT AL FATIH

Ass wr wb. Sedulurku yang dimuliakan Allah SWT, pagi ini akan dipaparkan sholawat SHOLAWAT AL FAATIH, sholawat kunci pembuka ‘aras langit’ dengan tujuan semata-mata untuk mencari Ridho Allah. Tidak diperkenankan mengamalkan sholawat ini demi tujuan mendapatkan karomah/keajaiban-keajaiban keduniawian yang tidak masuk akal dan mengatasi sunatullah/hukum alam.  Kalau hanya untuk membuktikan adanya karomah/keajaiban/kesaktian, bukankah hidup kita ini sendiri juga sudah ajaib?? bukankah dulu kita tidak ada, lalu sekarang ada dan nanti kita ditiadakannya lagi oleh YANG MAHA ADA?
Tidak perlu pula mempertanyakan apakah amalan ini berkhodam atau tidak karena apabila kita berpikir/memberi muatan niat semacam ini justeru kita akan digolongkan orang yang beramal namun mengharapkan pamrih. Ini derajat dan maqom paling rendah seorang pejalan spiritual. Untuk beribadah, kita senantiasa haruslah SEPI ING PAMRIH TANPA TENDENSI APAPUN JUGA KECUALI RIDHO-NYA.







Kita memang boleh meminta kepada Allah dengan doa apa saja dan bahasa apa saja sesuai dengan hajat kita. Doa adalah bukti penghambaan kita kepada-NYA. Namun sampaikan secara ETIS dan SOPAN SANTUN. Lha wong meminta kepada orang tua saja harus sopan dengan bahasa yang tidak menggurui dan memerintah, apalagi meminta kepada Tuhan?







Tuhan bukan pelayan mall, yang melayani permintaan sesuai keinginan kita. Tuhan pasti mendengar dan mengetahui keinginan serta kebutuhan kita dengan kemuliaan-NYA. Dia akan mengganti permintaan kita karena DIA Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita. Jadi jangan pernah putus asa bila harapan kita tidak/belum dikabulkan-NYA. Sebab bisa jadi harapan kita itu salah dan keliru. DAN APAPUN KEPUTUSAN-NYA setelah kita memohon adalah keputusan terbaik sebagai pembelajaran agar kita nanti masuk ke dalam “AKHIR YANG BAIK”







Ya, apakah pantas Tuhan melayani permintaan kita terus terusan??? Siapakah kita ini?? Seorang pengemis yang tidak pandai berterima kasih….Harusnya kitalah yang melayani-NYA dengan taqwa dan amal sholeh. Pandai-pandai bersyukur dengan apa yang kita miliki dan kita nikmati sekarang ini. Udara, kedipan mata, hidup, waktu dan kesempatan untuk berbuat baik dan mulia adalah rezeki yang tidak pernah bisa kita gantikan dengan apapun yang kita miliki, bahkan dengan puja puji dan amal sholeh sepanjang umur kita. Masih belum cukup untuk membayar rezeki-NYA yang mengalir detik per detik dalam hidup kita ini.







Sebelum membaca sholawat ini, hati dan qalbu kita harus bersih dari segala ketidakikhlasan dan niat yang mengotori tauhid. Jadi niat perlu ditata terlebih dulu agar tidak ada unsur syirik saat mengamalkan doa. Insya allah, ridho Allah melalui wasilah Muhammad, sang kekasih Allah akan datang. Baca amalan ini setelah sholat fardhu atau atau waktu-waktu terbaik (1/3 malam) atau waktu kapanpun. Jumlahnya terserah sesuai hati nurani anda karena kunci diijabahinya amalan bukan karena melantunkannya berapa ratus atau ribuan kali. Namun karena ikhlasnya kita mengamalkannya. Misalnya 1000 x membaca dengan hati nggrundel karena kecapekan akan percuma saja dibandingkan 3 x membaca tapi hati ikhlas karena Allah Ta’ala.







Inilah sholawat tersebut…..







“ALLAHUMMA SHOLLI WASALLIM WABAARIK ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN AL FAATIHI LIMAA UGHLIQU WAL KHOOTIMI LIMAA SABAQO WANNASHIRIL HAQQO WAL HAADII ILAA SHIROTIKAAL MUSTAQIIM. SHOLLALLAHU ALAAIHI WA ALAA AAALIHII WA’ASHKHABIHII HAQQO QODRIHII WAMIQDAARIHIL ADZIIM”



(Ya Allah, limpahkan sholawat, salam dan berkah kepada Sayidina Muhammad, pembuka hal-hal yang terkunci, penutup perkara-perkara yang sudah berlalu, penolong kebenaran dengan kebenaran, dan penunjuk jalan kepada Jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah senantiasa melimpahkan sholawat kepadanya, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, sesuai dengan derajat dan kedudukannya yang tinggi).

Terakhir, saya mohon beribu maaf  bila masih ada hasrat dan niat kotor di hati saya saat menuliskan sholawat ini. Ini semata-mata karena keterbatasan dan kebodohan saya pribadi. Apabila ada salah kata dan transliterasi, kami mohon bantuan poro sedulur untuk menyempurnakannya karena kami mendapatkan amalan ini setelah olah batin bersama sedulur spiritual saya: “he men”. Alfatihah untuk beliau. Lebih kurangnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Matur nuwun. Wass wr wb.

Rapalan Sholawat An Nisa


SHOLAWAT AN NISA

Sholawat An Nisa atau Sholawat untuk perempuan pekerja keras agar senantiasa diberkahi dengan hati yang tegar, sabar dan ikhlas. Diberikan tenaga yang kuat sehingga pekerjaan cepat selesai dengan sempurna atas ijin Allah SWT.
Sholawat ini adalah Ijazah dari Habib Ahmad bin Hasan Al Kaff yang diterima dari Paman Beliau, Habib Abdurrahman bin Ahmad Al Kaff.
Berikut doanya….
====Allahumma sholli  alaa Sayidina Muhammadin wa ’alaa aalihi wa shahbihi wasalim wa adz hib hazana qolbii fii dunya wal akhirah===
 
“Ya Allah, limpahkanlah shalawat & salam kepada sayyidina Muhammad beserta para keluarga & sahabatnya, dan hilangkanlah kesedihan hatiku di dunia maupun akhirat..”
Dibaca setiap hari dengan jumlah bilangan yang tidak ditentukan. Salam persaudaraan.

Rapalan Sholawat Badar


SHOLAWAT BADAR


SHOLATULLAH SALAMULLAH ‘ALA THOHA ROSULILLAH
SHOLATULLAH SALAMULLAH ‘ALA YAASIIN HABIBILLAH
TAWASALNAA BIBISMILLAH WA BIL HADI ROSULILLAH
WA KULLI MAJAHID FILLAH  BI AHLIL BADRI YA ALLAH
ARTI:
Shalawat Allah dan salam-Nya semoga tercurah kepada Thaha Rasulullah
Shalawat Allah dan salam-Nya semoga tercurah kepada Yasin Habibillah
Kami bertawassul dengan nama Allah dan dengan pemberi petunjuk, Rasulullah
Dan dengan seluruh orang yang berjihad di jalan Allah, serta dengan ahli Badr, ya Allah.
Kutipan di atas adalah sholawat badar, lengkapnya sebagai berikut:
shalawat badar
Bagi Warga NU, termasuk Muslimat pasti tidak asing dengan berbagai bacaan shalawat nabi yang beraneka ragam. Mulai dari shalawat nariyah, shalawat burdah, shalawat munjiyat, shalawat   kamaliyah, shalawat kubro, shalawat badar, hingga shalawat badawiyah.
Salah satu sholawat adalah sholawat badar yang merupakan pernghormatan, pujian, pengakuan dan rasa syukur bagi para Syuhada perang Badar. Hal seperti ini dilakukan pula di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Sholawat ini adalah hasil karya dari ulama kita yaitu Kiyai Ali Manshur, yang merupakan cucu Kiyai Haji Muhammad Shiddiq, Jember. Oleh itu, Kiyai `Ali Manshur adalah anak saudara/keponakanKiyai Haji Ahmad Qusyairi, ulama besar dan pengarang kitab “”Tanwir al-Hija” yang telah disyarahkan oleh ulama terkemuka Haramain, Habib `Alawi bin `Abbas bin `Abdul `Aziz al-Maliki al-Hasani, dengan jodol “Inarat ad-Duja”.
Diceritakan bahwa asal mula karya ini ditulis oleh Kiyai `Ali Manshur sekitar tahun 1960an, pada waktu umat Islam Indonesia menghadapi fitnah Partai Komunis Indonesia (PKI).
Ketika itu, Kiyai `Ali adalah Kepala Kantor Departemen Agama Banyuwangi dan juga seorang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama di situ.
Keadaan politik yang mencekam saat itu dan kebejatan PKI yang merajalela membunuh massa, bahkan banyak kiyai yang menjadi mangsa mereka, maka terlintaslah di hati Kiyai `Ali, yang memang mahir membuat syair `Arab sejak nyantri di Pesantren Lirboyo Kediri, untuk menulis satu karangan sebagai sarana bermunajat memohon bantuan Allah SWT untuk meredam fitnah politik saat itu bagi kaum muslimin khususnya Indonesia.
Dalam keadaan tersebut, Kiyai `Ali tertidur dan dalam tidurnya beliau bermimpi didatangi manusia-manusia berjubah putih – hijau, dan pada malam yang sama juga, isteri beliau bermimpikan Kanjeng Nabi s.a.w. Setelah siang, Kiyai `Ali langsung pergi berjumpa dengan Habib Hadi al-Haddar Banyuwangi dan menceritakan kisah mimpinya tersebut. Habib Hadi menyatakan bahwa manusia-manusia berjubah tersebut adalah para ahli Badar. Mendengar penjelasan Habib yang mulia tersebut, Kiyai `Ali semakin bertekad untuk mengarang sebuah syair yang ada kaitan dengan para pejuang Badar tersebut.
Kyai `Ali menjalankan penanya untuk menulis karya yang kemudiannya dikenali sebagai “Sholawat al-Badriyyah” atau “Sholawat Badar”.maka terjadilah hal yang mengherankan keesokan harinya, orang-orang kampung mendatangi rumah beliau dengan membawa beras dan bahan makanan lain. Mereka menceritakan bahwa pada waktu pagi shubuh mereka telah didatangi orang berjubah putih menyuruh mereka pergi ke rumah Kiyai `Ali untuk membantunya kerana akan ada suatu acara diadakan di rumahnya. Itulah sebabnya mereka datang dengan membawa barang tersebut menurut kemampuan masing-masing. yang lebih mengherankan lagi adalah pada malam harinya, ada beberapa orang asing yang membuat persiapan acara tersebut namun kebanyakan orang-orang yang tidak dikenali siapa mereka.
Menjelang keesokan pagi harinya, serombongan habaib yang diketuai oleh Habib `Ali bin `Abdur Rahman al-Habsyi Kwitang tiba-tiba datang ke rumah Kiyai `Ali tanpa memberi tahu terlebih dahulu akan kedatangannya. Tidak tergambar kegembiraan Kiyai `Ali menerima para tamu istimewanya tersebut. Setelah memulai pembicaraan tentang kabar dan keadaan Muslimin, tiba-tiba Habib `Ali Kwitang bertanya mengenai syair yang ditulis oleh Kiyai `Ali tersebut. Tentu saja Kiyai `Ali terkejut karena hasil karyanya itu hanya diketahui dirinya sendiri dan belum disebarkan kepada seorangpun. Tapi beliau mengetahui, ini adalah salah satu kekeramatan Habib `Ali yang terkenal sebagai waliyullah itu.
Tanpa banyak bicara, Kiyai `Ali Manshur mengambil kertas karangan syair tersebut lalu membacanya di hadapan para hadirin dengan suaranya yang lantang dan merdu. Para hadirin dan habaib mendengarnya dengan khusyuk sambil menitiskan air mata karena terharu. Setelah selesai dibacakan Sholawat Badar oleh Kiyai `Ali, Habib `Ali menyerukan agar Sholawat Badar dijadikan sarana bermunajat dalam menghadapi fitnah PKI. Maka sejak saat itu masyhurlah karya Kiyai `Ali tersebut.
Selanjutnya, Habib `Ali Kwitang telah mengundan para ulama dan habaib ke Kwitang untuk satu pertemuan, salah seorang yang diundang diantaranya ialah Kiyai `Ali Manshur bersama pamannya Kiyai Ahmad Qusyairi. Dalam pertemuan tersebut, Kiyai `Ali diminta untuk mengumandangkan Sholawat al-Badriyyah gubahannya itu. Maka bertambah masyhur dan tersebar luaslah Sholawat Badar ini dalam masyarakat serta menjadi bacaan populer dalam majlis-majlis ta’lim dan pertemuan. Maka tak heran bila sampai sekarang Shalawat Badar selalu Populer. di Majelis Taklim Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi sendiri di Kwitang tidak pernah tinggal pembacaan Shalawat Badar tersebut setiap minggunya.
Shalawat badar adalah diantara shalawat yang paling popular di kalangan warga NU. Shalawat yang berisi puji-pujian  kepada Rasulullah SAW dan para mujahidin, khususnya para pejuang Badar ini bisa dibilang selalu dibaca dalam majelis taklim, forum pengajian dan istigotsah yang dislenggarakan oleh warga nahdiyyin. Shalawat Badar banyak sekali hikmah dan faedahnya, diantaranya bisa menjadi sumber kekuatan untuk memohon pertolongan Allah, serta  washilah kepada Rasulullah SAW sebagai manusia paling dikasihi oleh Allah SWT.
Keistimewaan shalawat badar tak hanya pada syair teks dan maknanya yang sangat sakral, tetapi juga terdapat pada ikatan historis dengan warga NU. Tak heran shalawat badar seolah menjadi  “lagu wajib” bagi warga NU.
Bahkan, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa pada Raker Pengurus PP Muslimat NU di Jakarta (19/10/2012) mengumumkan bahwa shalawat badar wajib dibaca untuk mengiringi pembacaan ayat suci al-Quran di setiap kegiatan seremonial Muslimat. Saking sakralnya, Muslimat akan memasukkan shalawat badar dalam peraturan Organisasi Muslimat NU.

Rapalan Sholawat Badawi Kubro


SHOLAWAT BADAWI KUBRO

AullooHumma sholli wasallim wabaarik ‘alaa sayyidinaa wamawlaanaa Muhammadin syajarotil ashlin nuuroo niyyati walam ‘atil Qob dhotir rohmaaniyyati shuurotil jismaaniyyati wa ‘ma’ dinil asroorir robbaa niyyati wa khozaaa-inil ‘uluumil ishthifaa-iyyati shoohibil Qobdhotil ashliyyati walbaH jatis saniyyati warrutbatil ‘aliyyati manin darojatin nabiyyuuna tahta liwaa-iHi faHum minHu wa-ilayHi washolli wasallim wabaarik ‘alayHi wa ‘alaa aaliHii wa shohbiHii ‘adada maa kholaQta wa rozaQta wa amatta wa ahyayta ilaa yawmi tub ‘a tsu man afnayta wasallim tasliimaan ka tsiiroo walhamdulillaaHi robbil ‘aalamiin.
“Ya Allah limpahkanlah rahmat, keselamatan dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad s.a.w., sebagai sumber cahaya, sebagai genggaman kesayangan yang berkilauan, sebagai manusia yang paling utama, semulia-mulia jasad, tambang rahasia ketuhanan dan khazanah ilmu-ilmu yang terpilih dan suci. Pemilik genggaman yang asli, yang gemilang dan kedudukan yang tinggi di mana kenabian berlangsung di bawah panjinya. Maka mereka adalah di bawah perintahnya. Rahmatilah dan karuniakanlah kesejahteraan dan keberkatan ke atasnya, ahli keluarganya dan para sahabatnya sebanyak bilangan barang apa yang telah Engkau ciptakan, yang Engkau karuniakan rezeki, yang Engkau matikan dan hidupkan hinggalah ke hari di mana Engkau bangkitkan orang yang telah Engkau matikan. Karuniakanlah kesejahteraan ke atasnya dengan kesejahteraan yang sebanyak-banyaknya dan segala pujian milik Allah Tuhan semesta alam”.
-BACALAH SHOLAWAT INI 3x TIAP USAI SHOLAT FARDU DAN DIBACA
7x TIAP MAU TIDUR.
FADILAH:
-Terhindar dari sihir dan dari segala kejahatan lahir dan batin.
-Kerezekian
-Mendapat cahaya batin dan terbuka beberapa rahasia yang ghoib.

Rapalan Sholawat Dari Habib Hasan Ahmad Baharun

SHOLAWAT DARI HABIB HASAN AHMAD BAHARUN

Assalamu’alaikum wr.wb…Salam hormat dan takzim terutama kepada ki wongalus, para sesepuh dan pinisepuh serta para sedulur KWA, semoga Allah melimpahkan barokah, rahmat dan hidayahNya kepada kita semuanya bisa berkumpul diforum ini. Ijinkan saya berbagi ilmu pengetahuan “Sholawat dari Habib Hasan Ahmad Baharun” semoga sholawat ini bermaafaat untuk dunia dan akhirat bagi sang pengamal.
Tawasul kepada: Rasulullah, Nabi Sulaiman, Nabi khidir, Khulafaurrasidin Abu Bakar – Umar – Ustman – Ali, Malaikat Muqorobin jibril – mikail – Isroil – Isrofil, syekh abdul qodir al jailani, syekh abil hasan asy-syadziliy, syekh ahmad ali al bunni, habib ali bin abubakar as sakran, habib alwi haddad, Habib Hasan Ahmad Baharun, sunan kalijogo, sunan bonang, sunan gunung jati, org tua kita, Man ajazani
Artinya:
Ya Allah Ya Tuhanku
Limpahkanlah sholawat ta’dhzimMu
Atas Junjungan Maulana Muhammad
Sebaik-baik makhluk ciptaanMu
Sholawat yang dengan keberkatannya
Engkau selamat sejahterakan kami
Juga ahli keluarga kami, anak-anak kami
Kaum kerabat kami, orang yang kami cintai
Guru-guru kami, murid-murid kami
Rekan taulan kami, tetangga kami
Engkau selamat sejahterakan
Segala rumah kediaman kami, masjid kami
Ma’had kami, madrasah kami,
Ladang kami, pejabat tempat kerja kami,
Sekalian tempat kami dan segala harta-benda kami,
Dari bahaya gempa bumi dan pergerakannya
Dari bahaya hujan, angin, petir dan sebagainya
Dari bahaya kereta, kapal terbang, kapal laut dan lain kenderaan
Dari bahaya wabak, bala bencana, malapetaka dan seumpamanya
Dari bahaya jin, manusia, hewan, thoghut, syaitan dan tipuannya
Dari bahaya jatuh, binasa, terbakar, tenggelam dan segala musibah
Dari bala` pada urusan agama, dunia dan akhirat
Kabulkanlah Ya Ilahi
Demi tuah Junjungan Nabi Pilihan al-Musthofa
Limpahkanlah juga sholawat
Ke atas ahli keluarga dan para sahabat baginda
Bersama-sama salam kesejahteraan yang sempurna
Mudah-mudahan sholawat ini dijadikan wasilah untuk mengajukan permohonan bagi kesejahteraan diri, ahli keluarga, harta benda dan kaum muslimin sekaliannya dari segala bala bencana, malapetaka, kemalangan, wabak penyakit, kezaliman bahaya hujan dan sebagainya.

Sebelum dan sesudahnya saya minta mohon maaf lahir bathin apabila ada kata-kata yang kurang dalam teks ini mohon ralatnya, ijazah ilmu sholawat ini saya dapat dari masa sekolah Aliyah dari almarhum guru saya

Rapalan Sholawat Ibnu Abbas Ra


SHOLAWAT IBNU ABBAS RA

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM ALLAHUMMA YAA DAA IMAL FADHLI ‘ALAL BARIYYAT YAA BAASI THAL YADAINI BIL’ATHIYYATI YAA SHAAHIBAL MAWAHIBIS SANIYYATA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN KHAIRIL WARAA SAJIYYATAN WAGHFIRLANAA YAA DZAL ‘ULAA FII HAA DZIHIS SANIYYATI BIRAHMATIKA YAA ARHAMAR RAAHIMIINA.