Jumat, 26 Desember 2014

Manfaat Pengobatan Terapi


TERAPI ALTERNATIF

Dr. Iwan T. Budiarso, penulis buku ini adalah pakar patologi dan parasitologi alumnus Universitas Purdue, Indiana, Amerika Serikat, sungguh tak luput dari penyakit. Tahun 1979, ketika sedang mengikuti seminar patologi di Bali, untuk pertama kalinya ia mengalami serangan jantung. Sejak itu jantungnya kerap ngadat.
Tahun 1984, ia menjalani operasi bypass di Australia. Menurut dokter setempat, operasi ini bisa membuat jantungnya tahan hingga 10-15 tahun. “Nyatanya, baru dua tahun sudah kumat lagi,” ujarnya dengan nada kocak.
Begitulah dengan berbagai upaya, ia bisa mengatasi beberapa kali serangan jantung. Namun jantungnya kian membengkak. “Jalan sedikit saja napas sudah sesak,” ungkapnya. Mau dioperasi lagi, selain biaya yang aduhai, resikonya juga terlalu tinggi. Maka, sesuai saran tim medis yang menanganinya, Iwan terpaksa menghentikan segala kegiatannya.
Dosen patologi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, Jakarta, ini merasa sangat prihatin. “Kalau dulu saya bisa menolong orang, maka giliran saya yang harus ditolong orang,” ungkapnya.
April 1999, salah seorang sejawatnya menyarankan agar meminum air seninya sendiri. Sebagai peneliti, Iwanpun mencari literatur-literatur tentang terapi auto urin (meminum air seni sendiri) sebagai dasar ilmiahnya.
Setelah membaca buku ‘Water of Life, Treatise of Urine Therapy’ karya John W. Armstrong bab 9 tentang pembengkakan jantung, Iwanpun langsung menenggak urinnya sendiri. Keinginannya untuk sembuh membuat ia begitu bersemangat melakukannya. “Saya meminumnya sampai lebih dari 1 liter sehari.”
Keesokan harinya ia mendapati tekanan darahnya langsung normal. Iapun kian bersemangat mendalami ihwal terapi auto urin. Ia mengkontak pakar terapi urin di Yamanashi, Jepang, Dr. K. Sano, dan ilmuwan Belanda, C der Kroon, yang menulis buku ‘The Golden Fountain: The Complete Guide to Urine Therapy’.
Iwan juga menghubungi panitia penyelenggara The Second World Conference on Urine Therapy di Jerman, Mei 1999, untuk memesan makalah para pakar terapi urin dari berbagai negara. Sesuai disiplin ilmu yang digelutinya, Iwan melakukan pengkajian terhadap bahan-bahan tersebut. Seiring waktu, Iwan sangat bersyukur karena kondisi jantungnya normal kembali – setelah tekun meminum air seninya sendiri selama setahun.
Khasiat air seni juga dialami Eleanor Lanny. Pertengahan Agustus 1997, dokter menemukan semacam balon yang berisi cairan di ovariumnya. Ternyata, ada sel kanker stadium 2C. Selama 3 bulan, pemandu wisata pada sebuah biro perjalanan ini menjalani chemotherapy. Ternyata, sel-sel kanker tetap berkembang merajalela di rongga perutnya. Lanny mengalami konstipasi, sulit buang air besar karena ususnya terdesak. Dokter akan membuat lubang sementara di bagian perutnya untuk mengatasi hal itu.
April 1999, atas saran seorang kenalannya ia mulai meminum urinnya sendiri. Lalu ia membatalkan rencana operasinya yang ketiga. Selain meminum urin, ia juga mengkonsumsi kunyit putih dan daun tapak dara. Hasilnya, perutnya yang semula buncit sudah kempes dan perasaan nyeri hilang sama sekali. Sesudah menjalani terapi air seni, ia gembira mendapati hasil tes darahnya. “Sel kanker dalam tubuh saya sudah menurun banyak.”
Apa yang dilakukan Iwan dan Lanny menunjukkan bahwa air seni ternyata mujarab. Memang belum banyak orang Indonesia yang mau mencobanya kecuali bila kepepet karena sakit. Padahal bagi orang sehat, air seni bisa mencegah datangnya penyakit dan memberi efek kesegaran bagi tubuh.
Dalam seminar Urine Therapy yang berlangsung di Hotel Santika, Jakarta, Jumat (14/4/00), Iwan menyimpulkan, jangan memandang urin sebagai musuh. Tetapi, jadikanlah sebagai teman penyembuh. “Hanya dengan modal keberanian, kita bisa merasakan khasiatnya,” tegasnya.
Masih Sedikit
Iwan memaparkan, sejarah terapi auto urin sebenarnya sudah ribuan tahun. Hal ini nampak dari Kitab Darma Tantra dari India yang terdiri dari 107 ayat – yang mengungkapkan khasiat air seni. “Kita akan dibersihkan dari segala racun dalam tubuh dan setelah lama kita juga dibersihkan secara rohani,” begitu salah satu penggalan ayatnya. Di India, kebiasaan meminum urin (shivambu) sudah dilakukan sebagian penduduknya. Bahkan klinik-klinik terapi urin bermunculan di berbagai tempat, khususnya di Mumbay (Bombay). Salah seorang peminum setia urin adalah mantan Perdana Menteri India (1977-1979), Morarji Desai. Selama 36 tahun ia terus meminumnya.
Seperti di India, di Jepang juga terdapat beberapa klinik terapi urin. Dan Dr. S. Arai, peneliti terapi urin dan manajer Fujisaki Institute di Hayashibara Biochemical Laboratories telah membuktikan bahwa urin dapat menyembuhkan penyakit kronis seperti kanker dan hepatitis. “Dewasa ini diperkirakan terdapat sekitar dua juta peminum auto urin di Jepang,” ujar Iwan. Begitu pula di Cina, Taiwan dan Amerika Serikat, kebiasaan meminum air seni sudah memasyarakat. Bahkan di Cina, sekitar 3 juta orang meminum urinnya sendiri, sementara di Jerman sekitar 5 juta orang sudah mempraktekkannya,” tambah Iwan.
Di Indonesia terapi ini terbilang baru. Artikel-artikel mengenai hal ini relatif masih sedikit. Salah seorang yang mendalami soal urin untuk desertasinya adalah Prof. Dr. Kurnia Kusnawijaya, di Universitas Padjadjaran tahun 1980.
Sepuluh Hipotesa
Iwan mengungkapkan, urin mengandung mineral, vitamin, enzim, hormon, asam amino, antibodi, antigen, allergen, garam dan nutrien lainnya. Sejauh ini, lanjut Iwan, ada sepuluh hipotesa cara kerja terapi auto urin.
1. Pertama, penyerapan dan penggunaan kembali nutrien.
2. Kedua, penyerapan kembali hormon. Misalnya, kortikosteroid yang dapat mencegah infeksi, rematik dan asma. Atau, melationin sebagai obat penenang dan anti kanker.
3. Ketiga, penyerapan kembali enzim.
4. Keempat, penyerapan kembali urea. Urin mengandung 25-30 gram urea per hari.
5. Kelima, memberi efek kekebalan.
6. Keenam, memberi efek bakterisida dan virusida.
7. Ketujuh, sebagai terapi garam yang berguna untuk memperlancar metabolisme, menyingkirkan kelebihan gula darah, dan mengeluarkan zat-zat toksik dari cairan dan jaringan tubuh.
8. Kedelapan, memberi efek diuretika, yakni untuk menstimuler ginjal, meningkatkan produksi air seni, membersihkan ginjal serta ‘mencuci’ gula darah dan zat-zat toksik.
9. Kesembilan, sebagai gambar hologram. Biofeedback-nya memberikan gambaran keadaan tubuh. Meminum urin akan mengoreksi dan memulihkan keseimbangan fisiologi tubuh yang terganggu penyakit.
10. Kesepuluh, memberi efek psikologis. Terapi ini dianggap sebagai penyembuhan dari dalam tubuh secara mekanistik dan holistik pada tingkat energi.
Tidak Mudah Memulai
Pada awalnya memang tidak mudah bagi siapapun meminum air seninya sendiri. Apalagi selama ini orang terlanjur menduga, air seni itu kotor dan merupakan buangan tubuh. “Hanya dengan modal keberanian, kita bisa mencoba manfaat dan khasiat terapi urin,” tegas Iwan. Karena rasanya yang cenderung tidak enak dan berbau, sebaiknya orang mencobanya satu-dua sendok per hari. Baru setelah terlatih, perlahan-lahan meningkatkan jumlah konsumsinya. Menurut Iwan, bagi yang merasa sulit menelannya, bisa mencampurnya dengan jus buah.
Rasa urin memang bisa berubah-ubah sesuai dengan apa yang kita makan setiap hari. Bila ingin air seni terasa tawar, disarankan untuk memperbanyak makan sayur dan buah. “Bila mengkonsumsi daging, urin akan terasa lebih asin, asam, bahkan pahit.” Iwan mengakui, selain efek menyembuhkan, terkadang terapi auto urin memberi efek lain, yakni recovery reaction atau detoxification period. Yakni, reaksi dari dalam tubuh bila akan sembuh. Gejalanya bermacam-macam. Misalnya, diare, batuk, pusing-pusing, berjerawat, dll.
Bila terjadi hal demikian, Iwan menyarankan untuk berhenti selama seminggu. Kemudian mulai meminumnya lagi dengan dosis meningkat dari yang paling kecil. Apapun rasanya, urin adalah penyembuh cuma-cuma. Cocok digunakan pada situasi sulit seperti sekarang ini untuk macam-macam penyakit. Bahkan John W. Armstrong menyebutnya sebagai air kehidupan — seperti tertera dalam Amsal 5:15, “Minumlah air dari kulahmu sendiri. Minumlah air dari sumurmu yang membual.”
Diminum Sampai Dilulur
Anda berminat mengkonsumsi urin sendiri? Silakan menadahinya dalam mangkuk atau gelas tertentu. Yang penting, buanglah tetesan-tetesan awal dan akhir. Ambil antaranya saja. Cara memakainya bisa dengan langsung diminum, dikumur, diteteskan (untuk mata, hidung dan telinga), direndam, dikompres atau dilulur, dan juga disuntikkan. Bentuknya bisa berupa air seni segar atau berupa ekstrak (melalui proses). Sedangkan dosis yang dianjurkan berbeda-beda.
Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, minimal sehari satu kali meminum satu gelas (250 cc) urin pertama pagi hari sebelum makan pagi. Untuk pengibatan penyakit, minimal sehari meminum 3 gelas urin sebelum makan. Sedangkan untuk pengobatan kanker dan penyakit-penyakit kronis lainnya, minimal sehari meminum lima gelas urin – juga sebelum makan. Bagi yang menderita penyakit tertentu, sambil meminum urin, juga tetap meminum obat-obat dari dokter. Jika gejala penyakit sudah stabil, dosis obat tersebut boleh dikurangi sepertiga.
Setiap dua atau tiga minggu disarankan tetap cek ke dokter atau ke lab. Jika gejala penyakit stabil, obat bisa dikurangi hingga sepertiga dosis. Pada minggu ke-7 atau ke-9, penderita penyakit bisa bebas – tidak perlu meminum obat dokter. Hanya meminum urin saja.
SEJARAH
Terapi auto urin sudah dilakukan di India sejak 5.000 th yang lalu. Masyarakat di Eropa juga sudah mengenalnya sejak 4.000 th yang lalu. Namun di Cina baru diketahui sejak 1700 th yang lalu. Sedangkan di Jepang baru 700 th yang lalu dan hingga kini masih dijalankan oleh sebagian masyarakat. Di India kuno orang lazim merawat kesehatan dengan minum satu gelas air seni setiap hari. Kebiasaan ini masih dilakukan oleh sebagian besar masyarakat, bahkan adapula orang penting yang pernah melakukannya demi kesehatan pribadinya. Sebagai contoh, pemimpin india, mantan perdana menteri Morarjibhai Desai, merupakan pelopor terapi urin dengan minum 1 gelas air seni setiap pagi. Morarjibhai melakukan hal ini demi menjaga kesehatan badannya. Ia minum mulai umur 65 tahun, selama 36 tahun sampai dia umur 100 tahun. Ia menuliskan pengalaman pribadinya di majalah Time pada tahun 1979.
Dalam literatur Cina kuno Shang Han Lung ( treatise on febrile disease ) yang ditulis oleh Chang Yi pada Dinasti han ( 1700 th lalu ) terdapat catatan terapi urin, yang konon berkhasiat untuk melancarkan peredaran darah, penenang, dan menghilangkan panas dalam, penyakit mata serta luka pukul.
Terapi urin dipercaya dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit, seperti kanker, maag, radang usus, bronkhitis, asma, penyakit jantung, aritmia, tekanan darah tinggi/ rendah, saluran kemih, kelenjar prostat membesar, rematik, radang sendi, psoriasis, SLE, mandul, osteoporosis, insomnia, epilepsi, sakit kepala, sakit pinggang, hepatitis, sirosis, dan juga bisa membuat kulit menjadi halus, flek-flek kulit hilang, rambut uban menjadi hitam kembali, melancarkan peredaran darah, melancarkan kencing dan menghilangkan sembelit.
Dosis terapi urin tidak terbatas, artinya makin banyak urin yang diminum makin cepat sembuhnya. Tidak bisa keracunan dan overdosis. Tidak ada efek samping , tetapi reaksi yang ditimbulkanya adalah disebut reaksi Koten ( Bhs Jepang ) atau Meigen ( bhs Cina ) yang artinya jika terjadi gejala-gejala seperti gatal, mencret, ngilu, batuk-batuk, kembung, sembelit, gigi dan gusi ngilu dan nyeri, kepala pening dsb, ini berarti bahwa penyakitnya akan sembuh.

Cara Melakukan Terapi Dengan Media Bunga


TERAPI BUNGA

Jauh sebelum peradaban modern, terapi bunga adalah bagian dari banyak tradisi ritual.  Kita akrab dengan ritual tradisi mandi bunga –atau siraman –dalam budaya Jawa. Ritual ini konon mampu untuk menghapus nasib buruk dan mengembalikan energi positif. Sementara mandi bunga biasanya menjadi bagian dari upacara pernikahan atau digunakan untuk membantu menyembuhkan orang yang sakit.

Namun, kini bunga telah menjadi bagaian dari penyembuhan holistik di seluruh dunia. Dunia mengakui bunga dapat memiliki efek terapeutik, tetapi yang kita ketahui mungkin hanya didasarkan pada bagaimana warna mereka dapat menyegarkan suasana hati atau aroma bersantai.
Padahal keajaiban bunga, lebih dari itu. Teorinya adalah bahwa bunga sama seperti makhluk hidup lainnya yang memiliki energi alami – atau chi. Energi alami bunga adalah positif – menggembirakan, penuh cinta dan penyembuhan; ini yang ditawarkan terapi esensi/sari bunga.
Esensi/sari bunga bekerja di tingkat getaran. Mereka memiliki kekuatan untuk meningkatkan getaran fisik kita, membawa tubuh dan jiwa kita ke dalam harmoni. Tidak seperti aromaterapi, yang bekerja di tingkat fisik dan emosional, terapi sari bunga dapat masuk lebih dalam dan beroperasi pada tingkat mental dan spiritual.
Oleh karena itu, terapi ini adalah sebuah alternatif untuk pengobatan psikotropika dalam perawatan sehari-hari misalnya  stres, depresi, suasana keprihatinan, ketakutan, kecemasan dan masalah-masalah emosional lainnya.  Masalah emosional yang tidak sehat adalah “inti penyakit”, maka dengan penyembuhan “inti batin” diyakini dapat membantu mengatasi penyakit fisik. Sakit kepala dan insomnia, misalnya, bisa menjadi akibat dari stres, dan dapat diperlakukan dengan menggunakan energi atau esensi dari bunga camelia dan bunga teratai.
Bagaimana untuk “membuka” energi bunga? Ada beberapa langkah sederhana. Pertama, Kita harus mempersiapkan bunga-bunga segar yang kita inginkan ketika mereka mekar penuh. Waktu terbaik untuk memetik bunga adalah setelah matahari terbit, atau sekitar pukul 6:30, ketika bunga-bunga itu mengeluarkan energi terbaiknya. Langkah kedua adalah meletakkan bunga ke dalam vas kristal atau kaca dan mengekspos mereka ke matahari di tengah hari selama sekitar tiga jam. Sinar matahari akan melepaskan energi bunga ke dalam air. Air itu kemudian diminum atau digunakan untuk berendam di dalam bak mandi.
Bahkan kini esensi bunga telah diproduksi dalam bentuk tablet.  Konon, gula sukrosa yang terkonsentrasi ke tablet disinyalir bebas dan aman dari bahan kimia.  Hal ini penting, karena esensi bunga memiliki reputasi yang efektif dan aman untuk digunakan. Banyak orang mencari esensi bunga karena bersifat alami, nontoxic dan tanpa efek samping berbahaya. Terapi dapat juga dilakukan untuk bayi, wanita hamil atau menyusui dan orang tua. Sejauh ini belum ditemukan gejala-gejala alergi karena menggunakan terapi bunga ini.
Esensi bunga terapi dalam bentuk yang sekarang, konon telah digunakan di seluruh dunia selama lebih dari 70 tahun. Terapi menjadi populer dari Bach Flower remedies, bernama Dr Edward Bach, yang mengembangkan pengobatan di tahun 1930-an. Bach adalah salah seorang bakteriologi Inggris dan ahli homoeopati kini berpaling untuk mengembangkan kekuatan penyembuhan bunga karena ketidakpuasan pengobatan dengan obat-obatan modern.
Bach percaya bagian yang sangat penting dari teka-teki yang hilang dari obat modern  adalah hubungan antara emosi dan kesehatan atau penyakit. Dia kemudian menemukan 38 bunga dengan kemampuan penyembuhan, untuk mengobati “perasaan negatif” seperti marah, takut, rasa bersalah, rendah diri, rasa percaya diri yang rendah dan cemburu.  Sekarang ini, diperkirakan jumlah bunga yang dapat digunakan untuk terapi ini sekitar 400 jenis. Tapi pada hakikatnya semua bunga dapat membantu. Semua jenis bunga dapat dimanfaatkan energinya.
Sebagai pedoman kita mengkategorikan warna bunga disesuaikan dengan kekuatan penyembuhan mereka.  Bunga werwarna Biru dapat digunakan untuk menyembuhkan masalah tenggorokan, sedangkan yang hijau membantu menyembuhkan permasalahan yang terkait dengan hati. Bunga kuning dapat digunakan untuk pankreas dan masalah hati. Bunga ungu membantu menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan kepala dan bunga-bunga merah dapat digunakan untuk masalah usus dan darah.
Sedangkan bunga berwarna putih dapat bekerja untuk menyembuhkan seluruh tubuh yang dirasa ada gangguan. Mawar putih, misalnya, dapat digunakan untuk anti penuaan dan pelepasan emosional. Bunga putih seperti teratai, yang melambangkan spiritualitas, bekerja sebagai penyelamat obat yang menyembuhkan trauma dan shock mendalam.
Untuk memilih esensi bunga yang tepat untuk pengobatan dan penyembuhan tertentu kini telah tersedia sebuah alat yang disebut “aura kit”. Alat kecil ini berisi puluhan botol, masing-masing berisi energi bunga tertentu bubuk atau pil. Pasien diminta memasukkan jari ke masing-masing botol. Bila jari terasa kesemutan seperti ditarik magnet itu berarti pasien membutuhkan esensi bunga tertentu.
Sebagai contoh, jika jari pasien merasa ditarik oleh magnet  pada botol No 7, orang itu kemungkinan besar memerlukan esensi anggrek formula.  Selain itu, pasien bisa memeriksakan keadaan mereka dengan menggunakan foto dan video aura. Ini hanya untuk cross-cek dan untuk mendapatkan kesehatan rinci garis besar.
Pasien dikenai biaya sekitar Rp 250.000 hingga Rp 350.000 untuk pengecekan ini. Sedangkan bila pasien yang benar-benar perlu mengambil esensi bunga pil sebagai obat mereka bisa membelinya untuk sekitar Rp 175.000 per botol.
Berapa lama terapi pengobatan ini dilakukan? Lamanya tergantung pada penyakit yang diderita. Begitu gangguan emosi telah pergi, perawatan harus dihentikan, karena esensi bunga terapi tidak bertindak untuk mencegah penyakit, vitamin atau suplemen. Sebaliknya, kekuatan bunga bekerja seperti melepas simpul: Setelah simpul dilepas, maka pasien tidak perlu melanjutkannya lagi.
Dengan pikiran tenang dari berbagai keadaan emosional yang mengganggu kita, esensi bunga memberikan kontribusi berupa terapi penyembuhan roh, pikiran dan tubuh.  Bunga terapi esensi bekerja untuk melepaskan simpul dan dan keseimbangan tubuh astral.
Siapa yang sudah biasa menggunakan terapi bunga ini? Beberapa artis terkenal luar negeri sudah merasakan manfaat terapi bunga ini. Contohnya Jennifer Aniston. Dia  mengatakan terapi bunga membuat dia tenang di bawah tekanan. Juga Cate Blanchett dan Salma Hayek telah menjadi penggemar terapi bunga ini selama bertahun-tahun.
Nah, kenapa kita sekarang tidak mencoba menanam sendiri tumbuhan yang berbunga ini di pekarangan rumah kita? Selain rumah kita semakin indah, sari bunganya juga bermanfaat bagi kesehatan.

Ilmu Trawangan Al Hikmah

TERAWANGAN AL HIKMAH

TERAWANGAN AL HIKMAH. 1 BACA AYAT KURSYI 77x..2 al ikhlas 700x..3 al fatihah 777x..4 yaa khobiru 7000x..lakukan selama 7 malam tampa puasa….AJI MAUNG SADEWO.ini mantranya “ASSALAMU ALAIKUM ALA SAYYIDINA KHIDIR ALAIHIS SALAM.ASSALAMU ALAIKUM ALA SAYYIDINA ALI RODIYALLOHU ANHU.KEN KEN PAMBUNGKEM KANG SARWO GALAK CANGKEME PINATEK ING PAKU KENCONO KANG KESOROT MRIPATKU SOYO RUNDUK SONGKO KERSANING ALLOH.YAA NUR 13x….tata lakunya puasa mutih mutlak 7 hari.n9elowong 1 malam.dimulai rabu pon.mantra dibaca 11x.kalo ingin jelas telpon .untuk konsultasi keilmuan.masalah kehidupan.dan yang perlu ditanyakan telpon saja.

Cara Menjadi Manusia Terhormat Di Mata Tuhan


TERHORMAT DI MATA TUHAN

tariSungguh, tidak ada hidup yang paling mulia selain menjadi terhormat di mata Tuhan. Bila ini sudah jadi prinsip hidup dan menerangi dalam perilaku sehari-hari, yakinlah bahwa Anda sudah berada di pintu surga. Lirik lagu “Nyanyian Suara Hati” yang dinyanyikan Ebiet G. Ade menggambarkan sesungguhnya manusia yang terhormat.
Seringkali aku merasa jengah dan sungkan
bicara tentang saudara kita
yang terhimpit derita kemiskinan
Sebab sesungguhnya mereka mungkin
lebih terhormat di mata alam
Sebab sesungguhnya mereka mungkin
lebih berharga di mata Tuhan

Kadangkala aku bahkan merasa cemburu
melihat senyum polos dan lepas
meski sambil menahan kelaparan
Maka sesungguhnya mereka lebih kaya
meskipun tanpa harta
Maka sesungguhnya mereka lebih bahagia
Dapat mensyukuri yang dimiliki

Sesungguhnyalah aku ingin belajar
sikap mereka menjalani hidup
Angin, tolonglah bawakan aku
sepotong kertas dan pena tajam
Akan kutulis tebal-tebal
pelajaranmu lewat diam

Kadangkala aku bahkan merasa cemburu
melihat senyum polos dan lepas
meski sambil menahan kelaparan
Maka sesungguhnya mereka lebih kaya
meskipun tanpa harta
Maka sesungguhnya mereka lebih bahagia
Dapat mensyukuri yang dimiliki

Sesungguhnyalah aku ingin belajar
sikap mereka menjalani hidup
Angin, tolonglah bawakan aku
sepotong kertas dan pena tajam
Akan kutulis tebal-tebal
pelajaranmu lewat diam
Akan kusimpan dalam-dalam
pelajaranmu lewat diam. @@@
Apa yang dicari oleh manusia sepanjang hidupnya, tentu saja banyak dan bertingkat. Mulai harta, benda, makan, minum, ilmu pengetahuan, cinta kasih sayang kepada anak dan pasangan hidup, kebutuhan untuk tenteram damai dan aman, kebutuhan untuk aktualisasi diri, kebutuhan bermasyarakat, kebutuhan berkuasa, kebutuhan untuk menjalani hidup adikodrati dan seterusnya, dan sebagainya.
Saya tidak hapal teori-teori psikologi, mana di antara kebutuhan tadi yang merupakan kebutuhan primer, skunder, tersier, maupun yang paling tersier. Di bolak-balik terserah lah, yang jelas intinya bahwa sepanjang hidup manusia akan dihadapkan pada kebutuhan-kebutuhan tadi.
Bila boleh saya sederhanakan (tentu saja boleh dan siapa sih yang melarang manusia untuk sak karepe dhewe dalam hal menyusun pola hidupnya masing-masing?), kebutuhan hidup ada dua: kebutuhan hidup dunia dan kebutuhan hidup akhirat. Kebutuhan hidup dunia terpenuhi sebagai akibat adanya badan / jasad fisik, pemenuhan kepuasan biologis maupun psikologis. Sementara kebutuhan hidup akhirat melampaui kebutuhan hidup yang melulu jasad fisik tersebut. Kebutuhan hidup akhirat menuntut seseorang individu untuk melihat kebutuhan jasad fisik hanya sebagai pijakan kaki yang sifatnya komplementer dan suplementer.
Nah di antara dua kebutuhan hidup dunia dan akhirat ini, mana yang dijadikan tujuan fokus orientasi utama kita?
Sangat mengerikan bila hidup kita diorientasikan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup dunia saja. Dan mengabaikan atau menomorduakan orientasi kebutuhan hidup akhirat.
Adalah sangat bijaksana bila diminta untuk belajarlah pada sejarah dunia. Bagaimana peradaban dunia terbentuk oleh sosok Hitler, sosok Lenin, sosok Windston Churcil, sosok Che Guevara, sosok Ratu Elisabeth, sosok Jengis Khan, sosok Cheng Hoo, sosok Isa, sosok Muhammad, sosok Aristoteles, sosok Socrates, sosok Plato, sosok Ibnu Rusyd, Ibnu Sina, sosok Budha, sosok Ibrahim, sosok Adam, sosok Gus Dur, sosok Bung Karno, sosok Bill Clinton, sosok Gorobachev, sosok Gajah Mada, sosok Diponegoro, sosok Ronggowarsito, sosok Idi Amin dan lainnya,…..
Sekilas, dari membaca namanya saja kita sudah bisa memperkirakan, sebuah aura sosial yang menyejarah pada sosok-sosok manusia yang menjadi tonggak dimana mereka hidup dan dihidupkan.
Sosok yang berorientasi pada kebutuhan hidup dunia akan membuat peradaban ini kisruh, ruwet, penuh penindasan dan mengabaikan hak asasi manusia, berdarah-darah, mengorbankan yang lemah karena alasan ideologis dan seterusnya. Sementara sosok yang berorientasi pada kebutuhan akhirat akan membuat peradaban ini damai, aman, tenteram, penuh cinta kasih sayang.
Dari sini, oke-lah kita sepakati bahwa yang terbaik adalah menomorsatukan kehidupan akhirat daripada dunia, menomorsatukan kehidupan batin daripada lahir, menomorsatukan kehidupan spiritual mental daripada kebutuhan fisik jasmani. Apalagi bulan puasa ini, adalah momentum yang bijaksana untuk menjahit kembali pandangan hidup kita yang bolong-bolong.
Inti kebutuhan hidup akhirat sebenarnya tersimpul dalam sederet kata namun sangat mendalam maknanya: BAGAIMANA TERHORMAT DI MATA TUHAN. Monggo direnungkan, bila ditafsirkan dengan ilmu-ilmu spiritual, agama, mental apa saja maka kata ini akan merujuk pada sebuah pendakian spiritual yang agung dan luar biasa.
Bila kita terhormat di mata manusia, maka manusia lain akan menganggap kita perlu untuk dihormati karena berbagai kemuliaan dan keluhuran yang kita sandang semasa hidup. Entah karena jasa-jasa kita, apakah karena harta benda kita yang banyak, apakah karena kita mampu berperan besar untuk masyarakat. Lain lagi bila kita terhormat di mata Tuhan, apa ini artinya?
Artinya, kita telah memiliki track record kemuliaan dan keluhuran hidup lurus alias tidak bengkok bengkok memegang janji kita sebelum kita diadakan/dihidupkan Tuhan. Janji ruh kita sebelum hidup ini adalah: Mengakui bahwa Tuhan adalah Gusti Allah yang satu dan kita senantiasa akan memposisikan Dia sebagai Tuhan. Titik. Dia bukan setan, malaikat, nabi, wanita, atau arca-arca.
Memegang janji kita sebelum kita diadakan/dihidupkan Tuhan dengan mengakui bahwa Tuhan adalah Gusti Allah yang satu dan kita senantiasa akan memposisikan Dia sebagai Tuhan. adalah satu-satunya jalan kemuliaan dan menjadi terhormat di Mata Tuhan. Seluruh hidup kita mulai anak-anak, remaja, dewasa, hingga usia senja hendaknya tetap memegang janji ini dan mengimplementasikan janji tersebut dalam perilaku dan perbuatan.
Siapa yang mampu dan berani untuk memegang janji luhur ini dan menyinari hidupnya dengan perbuatan nyata, akan terjamin di masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Kita tidak akan pernah miskin dan gelisah karena telah memiliki satu jalinan hubungan yang kuat dengan Tuhan. Boleh saja dia dinilai orang lain tidak memiliki harta benda apa-apa, namun bagi sang kekasih Tuhan ini kebahagiaan dan keluhuran hidup nilainya tidak diukur sama sekali dari sana.
Sehingga, jangan pernah sedikitpun memandang hina dan remeh mereka yang hidupnya sederhana yang barangkali kita menganggapnya miskin, papa dan tersingkir. Sama sekali jangan. Bisa jadi hidup mereka sebenarnya berbinar terang oleh kesederhanaan, kebijaksanaan dan sinar-sinar keluhuran sebagai manusia yang terhormat di mata Tuhan. Kita tidak akan pernah mampu untuk mengukur derajat keluhuran manusia karena hanya Dia yang bisa menilainya.
Kita disarankan untuk rendah hati dan tidak boleh sok tahu. Sebab hidup adalah sebuah misteri yang tidak akan mampu bisa dibuka kecuali dengan kebijaksanaan yang tinggi yang diolah dengan batin yang suci, rasa yang menep dan hening, serta cipta yang sadar-sesadar-sadarnya bahwa kita hanyalah debu di terompah-Nya yang Maha Suci.
Akhirnya, marilah kita semua berkarya, belajar, bekerja, mencari nafkah untuk menghidupi semua orang di muka bumi. Memupuk rasa cinta kasih dan peraudaraan pada semua makhluk Tuhan, pada sesama manusia, pada jin, pada gunung, pada pohon, pada air, pada bumi, bahkan pada semut dan amuba sekalipun.
Jangan pernah menyakiti mereka sebab mereka juga punya rasa dan batin. Mereka ada karena diadakan-Nya. Mereka bukan diadakan untuk dieksploitasi oleh manusia namun mereka diadakan untuk menemani manusia. Manusia harus hidup harmonis, selaras, serasi dengan mereka dengan keseimbangan ukuran yang disesuaikan dengan kadarnya masing-masing.
Terakhir, derajat kemuliaan manusia yang paling tinggi terletak pada bagaimana dia mampu memposisikan dirinya secara terhormat di Mata Tuhan. Manusia dikatakan sebagai makhluk yang derajatnya paling mulia dan lebih mulia dari malaikat yang bisanya hanya bertasbih memuji namanya, karena PERILAKU dan PERBUATANNYA diterangi oleh akal budi dan kebijaksanaan.
Sebaliknya, manusia juga bisa ndlosor atau terpuruk menuju derajat yang paling hina bahkan lebih hina dari seekor lalat karena PERILAKU dan PERBUATANNYA yang disinari oleh sinar hitam kelam keakuan-keiblisan yang penuh kebodohan sehingga batinnya tidak mampu lagi memancarkan sinar-sinar kemuliaan.
Ya Gusti Allah, Tuhan kita semua, sinarilah selalu batin ini dengan sinar cinta-Mu yang Maha Suci… Ulurkan tangan-MU untuk mengangkat kami dari keakuan/ego kami yang bertumpuk-tumpuk ini, dan jadikan kami terhormat di mata-Mu yang Maha Perkasa dan Maha Bijaksana.
Suci yang batin akan menerangi yang lahir. Itulah harapan kita semua.

Kehebatan The Power Of Alip


THE POWER OF ALIP

Ya Allah, Limpahilah Rahmat dan Kesejahteraan ke atas Hakikat Rahmat Ketuhanan, mutiara yang terang benderang memancar dengan rahasia pengertian dan pernyataan, cahaya segala sesuatu yang menjadikan manusia wadah Kebenaran Ketuhanan, yang bagaikan kilat memancar dengan melimpahkan curahan rahmat kepada setiap orang yang menghadap-Nya daripada segenap lingkungan dan masa, dan cahayaMU yang bergemerlapan memenuhi dengannya wadah ciptaanMU dengan ketinggian pangkat. Ya Allah, Limpahilah Rahmat dan Kesejahteraan ke atas Hakikat Kebenaran yang mempernyatakan daripadanya naungan seluruh rahsia-rahsia hakikat yang memiliki kearifan tertinggi, yang sentiasa merintis jalanMU yang sempurna. Ya Allah, Limpahilah Rahmat dan Kesejahteraan ke atas Penyeru Kebenaran dengan Kebenaran yang menjadi Gedung Teragung, Sumber bagi segala limpahanMu yang daripadaMU kepadaMU meliputi cahaya yang terpilih. Rahmat Allah ke atasnya juga kepada keluarganya dengan rahmat membukakan kami dengannya haqiqat.
Teringat seorang guru jiwa yang selalu menerangi dikala susah dan gembira. Darinya, kita belajar untk senantiasa cerdas dalam menyembunyikan sifat-sifat mulia dan berperilaku sebagaimana yang diajarkan Sang Nabi. Dia sang guru jiwa ini kerap menyamar sebagai si bodoh namun gemar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT setiap saat, pagi siang dan malam.
Suatu ketika, sang guru jiwa terbetik hatinya untuk mengajari ilmu kebijaksanaan kepada seorang ustadz lulusan sebuah pondok pesantren. Usia ustadz ini tergolong muda, 30-an tahun, kariernya cemerlang dan santrinya datang untuk menimba ilmu tajwid. Tidak hanya ilmu tata bahasa Arab, sang ustadz juga membuka praktik pengobatan alternatif di rumahnya. Hampir tiap malam rumah yang terletak di pinggir kota itu ramai oleh orang yang datang dari berbagai penjuru. Di tengah kariernya sebagai seorang ustadz yang sedang moncer, terbetik rasa sombong dan takabur sehingga Allah mengutus sang guru jiwa untuk memberi pelajaran padanya.
Suatu sore, guru jiwa ini datang kepadanya mengenakan pakaian lusuh kumuh seperti pengemis ke tempatnya mengajar. Ustadz itu sedang mengajar banyak santri untuk mengaji Al-Quran di sebuah serambi masjid itu dikelilingi para santri/santriwati
Guru Jiwa: Assalamualaikum…Salam salim ustadz
Ustadz: Waalaikumsalam ada yang bisa saya bantu pak tua? (mimiknya kaget disapa seorang yang mirip pengemis yang tiba-tiba mendatangi masjid, para santri yang sebelumnya membaca Al Quran pun terdiam. Mereka melihat tamu dekil tersebut)
Guru Jiwa: Mohon saya diajari ngaji Al Quran, saya belum bisa ngaji ustadz
Ustadz: Astaghfirullah, kamu sudah tua belum bisa ngaji.. berapa usiamu?
Guru Jiwa: 73 ustadz (sambil terbatuk-batuk)
Ustadz: Wah mendekati ajal donk.. hahaha (para santri ikut tertawa bernada sinis mengejek)… sebenarnya usia segitu  telat untuk belajar ngaji pak..harusnya dulu waktu usiamu kanak kanak .. tapi untunglah kamu akhirnya sadar pentingnya ngaji
Guru Jiwa: Maaf, mungkin ini semua sudah dikehendaki Allah atas diriku
Ustadz: Itu karena kamu malas menuntut ilmu saja, jangan mencari pembenaran.. hahaha. Tapi baiklah, kapan pun boleh kamu belajar ngaji kepadaku setelah aku ngajari santri-santri disini..  
Guru Jiwa: Apa syaratnya belajar ngaji kepadamu?
Ustadz: Syaratnya kamu tiap Selasa dan Kamis sore ke masjid ini berpakaian bersih memakai sarung dan kopyah, nggak perlu bayar untuk belajar ngaji padaku. Kalau santri disini semua shodakoh tiap bulan tapi khusus buatmu ada dispensasi atau pengecualian. Aku maklum kondisimu.. kamu pengemis ya?
Guru Jiwa: Bukan ustadz. Saya bukan pengemis dan tak pernah minta-minta kepada manusia. Saya hanya meminta kepada Allah SWT. Kerja saya sehari-hari pemulung sampah. Saya sanggup kasih infak ke ustadz untuk bayar ngaji saya
Ustadz: Oh nggak usah. Aku lebih kaya darimu. Moso minta infak? Oh pemulung? Makanya badanmu bau (puluhan santri tertawa terbahak-bahak). Kalau mau ke masjid sini, mandi dulu pak… bau….
Guru Jiwa: Baiklah ustadz. Kapan ustadz mulai mengajari saya?
Ustadz: Sekarang boleh kalau kamu mau.
Guru Jiwa: Baiklah saya akan menyimak pelajaran pertama dari mu
Ustadz: Oke, untuk mengaji kamu harus tahu tentang huruf hijaiyah. Saya akan menuliskan Huruf Hijaiyah. Huruf ini dimulai dari alif, ba, ta ….
(belum meneruskan kalimatnya, segera diserobot oleh guru jiwa)
Guru Jiwa: Terima kasih ustadz. Wassalamualaikum (sambil bergegas ngeloyor pergi)
Ustadz: Lho kok pergi pak tua, pelajaran belum selesai. Kok pulang? Siapa yang menyuruhmu pulang?
Santri-santri: orang gila… wong gendeng… hahahaha
Ustadz: Biarlah, ternyata orang gila tho. Oalah… mau dikasih pelajaran malah pulang.
Satu minggu …. satu bulan… lima bulan …. waktu berlalu berlalu begitu cepat…. Genap tujuh bulan kemudian Pak tua alias Sang Guru Jiwa itu datang lagi menemui para ustadz yang dikelilingi para santri di serambi masjid. Kali ini Sang Guru Jiwa
Guru Jiwa: Assalamualaikum Ustadz
Ustadz: Waalaikumsalam. Lama amat kamu datang lagi pak tua. Belajar ngaji itu ada jadwalnya … tidak seenakmu…Berbulan-bulan kamu nggak datang, sekarang kamu datang lagi kemari.. (raut wajah ustadz agak marah)
Guru Jiwa: Begitulah kalau Allah memerintahkan aku, maka aku segera laksanakan. Saya tinggalkan semua urusan termasuk mengaji. Jadi maklumlah..
Ustadz: Oke deh kalau begitu sekarang apa kamu masih ingat pelajaran yang kuberikan dulu padamu?
Guru Jiwa: Masih ingat ustadz. Saya mengucapkan terima kasih atas pelajaran ustadz yang luar biasa dan atas ijin Allah sudah saya kuasai sempurna.
Ustadz: Pelajaran apa pak tua? Saya dulu kan belum selesai memberikan materi pelajaran dan kamu sudah pergi begitu saja? Apa yang kau ingat dari ucapanku saat itu?
(pak tua itu melangkah berdiri dan menuju ke dinding masjid yang ada papan tulisnya. Diambilnya kapur tulis dan digoreskannya huruf hijaiyah)
Guru Jiwa: ini huruf alif ….
(begitu jarinya menggores kapur tulis, tiba-tiba dinding masjid bergetar seperti gempa bumi dan akhirnya runtuh bergemuruh.. suaranya memekakkan telinga …. ustadz dan para santri kaget dan sekonyong-konyong menyelamatkan diri berhamburan keluar dari bangunan masjid yang runtuh itu… Yang aneh, ternyata pak tua itu tidak kejatuhan material bangunan masjid.. diantara debu-debu reruntuhan dia tegak berdiri sambil tersenyum… masyarakat desa yang menyaksikan peristiwa itu sangat kaget dan berduyun-duyun datang semakin lama semakin banyak.
Ustadz: astaghfirullah… astaghfirullah…
Guru Jiwa:  Ustadz dan santri-santri, ini sudah kehendak Allah SWT, jadi atas semua hal yang terjadi pada kita maka kita wajib bersyukur.
Setelah ketakjuban selesai dan kondisi tenang, Ustadz bertanya ke Pak Tua
Ustadz: Wahai pak tua, apa rahasia amalanmu sehingga kekuatanmu begitu dahsyat. Hanya dengan huruf ALIF, satu huruf saja kau membuat gedung runtuh, bagaimana seandainya banyak huruf, banyak kalimat doa-doa kau lantunkan kepada Allah SWT?
Guru Jiwa: Satu huruf yang diyakini dalam hati lebih bermakna dari kalimat panjang yang tidak kau yakini… huruf ALIF adalah huruf pertama kalamullah, huruf pembuka semua huruf, daya energi pertama sebelum Allah meneruskan dengan daya-daya energi yang termuat dalam huruf hijaiyah … huruf selanjutnya setelah alif, adalah BA… di bawah nya ada TITIK BA…. dan seterusnya …. hayatilah KEHADIRAN ALLAH SWT dalam perilakumu sehari-hari … dalam huruf ALIF tersimpan kekuatan tidak terduga atas KUN FAYAKUN nya.
Ustadz: subhanallah, maafkan saya yang sudah sombong dan merasa berilmu ini, ternyata ilmu ku tidak ada apa-apanya dibanding ilmunya Allah SWT….. Pak tua, berilah nasehat pada saya yang masih muda ini.
Guru Jiwa: Ilmu yang diwariskan oleh para Nabi ‘alaihimussalaam ialah melepaskan diri dari belenggu kegelapan dan membersihkannya dari segala kotoran materi serta mengarahkannya untuk menelusuri alam ruh dan malakut sehingga tidak terperdaya lagi oleh materi atau sebagainya. Ilmu ini menyingkap segala sesuatu yang sangat halus dengan kejernihan jiwa dan Nur Illahi, hingga dengannya ia dapat melihat, mendengar, berdiam, bergerak, mengetahui, mengambil sesuatu, dan meninggalkan sesuatu pekerjaan. Dengan sucinya hati, kelak pewaris ilmu akan menjadi orang yang dicintai-Nya. Inilah bentuk kecintaan yang murni dan agung. Kaum aulia adalah merupakan pewaris para Nabi. Allahlah yang mengajarkan mereka segala penyakit dan obatnya. Mereka merupakan dokter hati dan dokter kerusakan ruh atau jiwa.
Ustadz: Lanjutkan pak tua, mulai saat ini saya akan berguru kepadamu…
Guru Jiwa: Innal Ulamâ waratsatul Anbiya’ wa innal Anbiyâa lam yuritsu dinaran wala dirhaman walakinnahum warratsu al-ilm, faman akhodzahu akhodza bi haddzin wâfirin.
Sesungguhnya Ulama merupakan pewaris para Nabi, dan para Nabi tidak mewariskan dinar atau dirham, akan tetapi mereka mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambilnya, maka ia telah meraut banyak kebaikan….. Pak ustadz adalah adalah bagian dari ulama itu… Oleh sebab itu sebarkan ilmu yang diwariskan padamu atas ijin Allah. Baiklah saya ijin untuk pergi… Assalamualaikum.
Ustadz: Hendak kemanakah engkau pergi pak tua?
Guru Jiwa: Melanjutkan perjalanan bersama Allah SWT, dan menikmati firman-firman-Nya, meninggalkan segala sesuatu selain-Nya dengan menyempurnakan pengabdian dalam ibadah dan menunaikan hak-hak Rububiyyah-Nya
Ustadz: Terima kasih atas pengajaranmu kepadaku pak tua. Alhamdulillah saya termasuk orang yang beruntung bisa bertemu denganmu. Kuingat Qs.Al-Jum’ah: 4 …. Dzalika fadhlullahi yu’tihi man yasa’ wallahu dzul fadhlil ‘Adziem... Demikian karunia Allah diberikan kepada yang Dia kehendaki; Dan Allah memiliki karunia yang besar….  waalaikumsalam wr wb. 

Hukum Tarik Menarik Dalam The Secret

THE SECRET: HUKUM TARIK MENARIK

Sengaja saya memasukkan buku motivasi The Secret karya Rhonda Byrne ini. Sangat sayang bila buku sebagus ini suatu saat akan terlupakan, sehingga kita masukkan dalam perpustakaan digital Wong Alus. Bila tidak membutuhkan buku ini, langsung saja ditutup. Salam damai.
Wong Alus
The secret, optimalisasi hal yang telah ada dalam diri Anda selama ini, pikiran. Buku ini ditulis oleh Rhonda Byrne, seseorang yang menterjemahkan proses terwujudnya keinginan dari setiap orang, termasuk dirinya. Terjemahan itu juga mencakup bagaimana sebenarnya semua hal yang terjadi pada setiap orang, saat ini, adalah perwujudan dari apa yang telah dipikirkan, disadari atau tidak. Satu hal yang dijadikan dasar pemikiran dari buku ini adalah bagaimana hukum tarik menarik bekerja. Begitulah dia menyebutnya. “The Secret” merupakan sebuah referensi metodologis cara berpikir. Dimulai dengan pertanyaan “Apa yang diinginkan?”. Pada langkah ini harus dijabarkan apa yang diinginkan. Karena keinginan merupakan sebuah alamat, dimana Anda ingin berada. Kemudian, dilanjutkan dengan langkah berikutnya yaitu “Percaya”.
Percaya bahwa sebuah keinginan telah terwujud. Percaya bahwa Anda telah berada di alamat yang telah diinginkan. Dalam langkah kedua ini dijelaskan pula gambaran mengenai kondisi “Percaya” itu. Seperti saat Anda memesan sebuah barang yang terdapat di dalam sebuah menu belanja. Kemudian, dilanjutkan dengan langkah terakhir yaitu “Menerima”. Langkah ini menjelaskan bagaimana menyikapi suatu kejadian. Bagaimana sikap saat menerima barang yang sudah dipesan melalui menu belanja sebelumnya. Di dalam buku ini juga, Rhonda menuliskan keuntungan dari metode berpikir ala “The Secret” sekaligus kondisi yang berlawanan dengan metode ini. Bagaimana satu pikiran buruk bekerja dan bagaimana pikiran buruk mempengaruhi, juga dijabarkan dalam buku ini. Dalam buku ini juga ditampilkan paparan pengalaman dari beberapa orang yang telah menerapkan metode berpikir ini.
Buku ini menjelaskan tentang kesadaran yang seringkali dilewatkan pada saat berpikir. Bagaimana menginginkan sesuatu. Bagaimana mempercayai sebuah keinginan telah terwujud. Bagaimana pada saat menerima sesuatu yang ternyata merupakan perwujudan dari sebuah keinginan, disadari atau tidak. Buku ini mengupas tentang pengembangan diri atau motivasi. Buku yang di-launching setelah film The Secret ditayangkan, langsung dibedah dalam acara Oprah Show asuhan Oprah Winfrey. Di Amerika buku ini menjadi best seller versi New York Times. Di Amazone sendiri, The Secret menjadi salah satu buku Top Five Best Seller. Sehingga tak heran jika The Secret karya Rhonda Byrne menjadi salah satu buku yang fenomenal mengupas tentang Rahasia sukses dalam 10 pokok bahasan, antara lain: Pengungkapan rahasia, Penyederhanaan rahasia, Cara menggunakan rahasia, Proses penuh daya, Rahasia uang, Rahasia relasi, Rahasia kesehatan, Rahasia dunia, Rahasia Anda dan Rahasia kehidupan.
PROLOG BY RHONDA BYRNE
Setahun yang lalu, hidup saya terasa runtuh. Saya bekerja sampai kelelahan, ayah tiba-tiba meninggal, dan hubungan dengan rekan-rekan kerja serta orang-orang yang saya cintai sedang kacau. Pada saat itu saya tidak tahu bahwa keputusasaan terberat saya kelak menjadi karunia terbesar.
Saya telah diberi kilasan sebuah Rahasia Besar Rahasia Kehidupan. Kilasan ini datang melalui sebuah buku berusia seratus tahun, yang dihadiahkan putri saya, Hayley. Dan saya mulai melacak Rahasia ini melalui sejarah. Saya sangat terkejut menemukan orang-orang yang telah mengenal Rahasia ini. Mereka adalah orang-orang besar dalam sejarah: Plato, Shakespeare, Newton, Hugo, Beethoven, Lincoln, Emerson, Edison, dan Einstein. Ini membuat saya bertanya, Mengapa tidak setiap orang mengetahui Rahasia ini? Hasrat yang menyala-nyala untuk membagikan Rahasia kepada dunia membakar diri saya, dan saya mulai mencari orang-orang yang masih hidup, yang mengenal Rahasia ini.
Satu per satu mereka mulai muncul. Saya menjadi seperti sebatang magnet. Ketika saya mulai mencari, seorang guru yang masih hidup dan seorang lagi yang lain tertarik kearah saya. Ketika saya menemukan satu guru, ia akan mengaitkan saya ke guru berikutnya, dalam sebuah rantai yang sempurna. Jika saya berada di jalan yang salah, akan muncul hal lain yang menarik perhatian saya. Pengalihan jalan itu memunculkan guru besar berikutnya. Jika saya tidak sengaja menekan mata rantai (link) yang salah ketika menelusuri Internet, saya akan dijuruskan ke potongan informasi yang sangat penting. Dalam beberapa minggu yang singkat, saya telah melacak Rahasia ini sampai ke abad-abad yang lampau, dan saya telah menemukan praktisi masa kini dari Rahasia ini.
Sebuah visi ntuk membawa Rahasia ini ke dunia melalui sebuah film tercamkan di benak saya. Dan selama dua bulan berikutnya, tim saya bidang produksi film dan televisi telah mempelajari Rahasia ini. Setiap anggota tim wajib mengetahui Rahasia ini karena tanpa mengetahuinya, apa yang akan kami upayakan ini akan mustahil. Kami tidak mempunyai satu guru tetap untuk film ini, tetapi kami mengenal Rahasia ini. Jadi, dengan keyakinan teguh saya terbang dari Australia ke Amerika Serikat, tempat sebagian besar guru ini tinggal. Tujuh minggu kemudian tim Rahasia telah memfilmkan lima puluh lima guru besar yang ada di Amerika Serikat, dengan durasi film lebih dari 120 jam. Pada setiap langkah, setiap nafas, kami menggunakan Rahasia untuk menciptakan film The Secret. Benar-benar, kami ini seperti magnet yang menarik segala sesuatu dan semua orang. Delapan bulan kemudian The Secret diluncurkan.
Ketika film ini merambah dunia, kisah-kisah keajaiban mulai membanjir masuk: orang-orang menulis tentang penyembuhan dari nyeri, depresi, dan penyakit menahun; berjalan untuk pertama kalinya setelah kecelakaan; bahkan pemulihan dari ranjang kematian. Kami telah menerima ribuan kisah tentang Rahasia yang mendatangkan sejumlah besar uang dan cek yang tidak terduga. Orang-orang telah menggunakan Rahasia untuk mewujudkan rumah sempurnanya, pasangan hidup, mobil, pekerjaan, dan kenaikan jabatan; serta banyak kisah bisnis yang mengalami transformasi dalam beberapa hari setelah menerapkan Rahasia ini. Ada banyak kisah yang menghangatkan hati tentang hubungan yang sulit dengan anak-anak berubah menjadi hubungan yang harmonis.
Beberapa kisah luar biasa yang kami terima datang dari anak-anak yang menggunakan Rahasia ini untuk meraih keinginan mereka, termasuk perolehan niilai tinggi dan banyak teman. The Secret telah mengilhami para dokter membagikan pengetahuan tentang Rahasia kepada pasien mereka; universitas dan sekolah kepada para mahasiswa dan siswanya; klub-klub kesehatan kepada para kliennya; dan gereja-gereja dari berbagai sekte dan pusat-pusat spiritual kepada umat mereka. Terdapat pula pertemuan yang diselenggarakan di rumah-rumah di seluruh dunia, mereka membagi pengetahuan ini dengan keluarga dan orang-orang yang dicintainya. Rahasia ini telah digunakan untuk mendapat segala hal mulai dari sebilah bulu khusus sampai sepuluh juta dolar. Semua ini terjadi dalam beberapa bulan setelah peluncuran filmnya.

Ilmu Thibun Nabawi

THIBBUN NABAWI


Assalammualaikum Wr Wb. Salam hormat untuk para sesepuh Kampus Wongalus, mohon ijin untuk sedikit Berbagi kepada para sedulur, mudah-mudahan bermanfaat dan para sesepuh mohon masukan dan koreksinya.

1. Do’a untuk sakit stroke

” Bismillahirrahmanirrahim. Innama yastajiibul lohul ladzina yasma’una wal mauta yab’atsuhumul lohu tsuma Ilaihi yarja’una ” 12x

” Audzubiwajhillahil ‘adhimi wa ‘izzatihil lati laturomu wa qodrotihil kati la yamtani’u minha syai-un min syarri Ma hadzal waj’i wa min syarri ma fiihi wa man syarri ma ajidu minhu” 7x

Caranya : do’a-doa tersebut dibacakan pada air hujan yag di dapat pada malam jumat,kemudian diminumkan pada orang yang sakit.

2. Doa sakit gigi

” Bismillahirrahmanirrahim. Subhana manihtajaba bijabaruuthi ‘an kholqihi fala ‘aina taroo hu ladhiddunn wala Niddun siwahu ” 7x

Caranya : sediakan bawang putih, kemudian bawang putih tersebut dibakar setelah itu dibacakan do’a tersebut kemudian dikunyah di gigi yang sakit atau bisa juga di bacakan pada air garam kemudian dibuat kumur-kumur.

3. Doa untuk sakit perut/mules

” Bismillahirrahanirrahim. ‘Udzu bi’izzatihi waqod rotihi wa’adzomatihi inna dzalika la-ayaatin likulli shobbarin Syakurin idzqolatim roatu’mirona robbi inni nadzartu laka ma bathni muhar-roron fatakobbal minni innaka Antassamii’ul ‘alimu ” 7x

Caranya : dibaca 7x pada air hangat lalu diminumkan.

4. Doa untuk kencing manis.

” Bismillahirrahmanirrahim. Wa bus-satil jibaalu bas-san fakanat habaa-an munbasy-syan wa hamalatil ardhu Waljibalu faduk kata dak-katan wa hidatan wa idzas tasqo musa liqaumihi faqulnadhrib bi’ashokal hajar Fanfajarot minhustnata ‘asyrta ‘iinan ” 12x

Caranya : dibaca 12x pada air lalu diminum setiap bangun tidur. @@@

Sholawat Umar Farouk

“Bismillahirrahmanirrahim.Assalammua ‘alaa manittaba’al huda amma ba’du faana Umarul Faruqi radiyallahuanhu
Allahumma robbana robbuhu robbuka rabbika wa robbhinna ihdinas shirotol mustaqiim.”

Kegunaan sholawat ini Insya Allah berguna untuk menyembuhkan orang kesurupan, dengan cara memandangi mata orang yang kesurupan atau memegangi bagian antara ibu jari dengan telunjuk dengan sedikit menekan pada bagian tersebut sambil membaca sholawat berulang-ulang.

Mengobati sihir/guna-guna berat

1. Sholat hajat 2 rakaat atau lebih (lebih afdhol pada tengah malam).Setelah selesai sholat hajat, bacakan Sholawat-sholawat di bawah ini pada air putih.ini sholawat-sholawat yang dibaca:

a) ” Shallallahu alaa Muhammad ” 1111x
b) ” Allahumma shalli wa sallim wa barik alaa Muhammadin nuridzati wa sirri sarii wa sairil asmai wa shifat ” 111x
c) ” Allahumma shalli alaa sayyidina Muhammadin sholatan tunjiina biha min jamii’il ahwali wal aafat.Wa taqdhilana biha jamii’al hajat, wa tutohhiruna biha min jamii’is sayyiat, wa tar fauna biha ‘indaka a’laddarojat, wa tuballighuna biha aqshol ghoyat min jami’il khoirati fil hayati wa ba’dal mamat. ” 11x

2. Kemudian minumkan sebagian air tersebut kepada orang yang terkena sihir/santet/guna-guna dan sebagian lagi di pergunakan untuk mandi orang yang terkena sihir tersebut.Insya Allah sihir/santet/guna-guna seberat apapun bisa disembuhkan dengan amalan ini,dengan Izin Allah dan Barokah Sholawat Nabi. Alhamdulillah saya sendiri sudah pernah beberapa kali mempraktekkan hal tersebut.

3. Amalan ini dapat juga digunakan untuk mendeteksi santet atau sihir dengan cara meminim air yang sudah diamalkan sholawat-sholawat tersebut dan jika dalam 3 hari kemudian orang sakit tersebut sembuh, berarti penyakit yang dialami oleh orang tersebut disebabkan oleh sihir/santet dan sejenisnya.

4. Sholawat ini dapat juga dibacakan pada pasir atau debu dan digunakan untuk menetralisir tempat usaha/rumah yang mungkin terkena sihir atau sejenisnya.

Kerjasama 3 Pusaka Sakti Jebol Dana Ghaib


KOLABORASI 3 PUSAKA “JEBOL” DANA GAIB


(MENARIK DANA GAIB – MENZOHIRKAN DANA GAIB – MENGUNCI DANA GAIB)
Assalamualaikum wr wb…
Selama ini di kampus wongalus banyak sekali di wedar ilmu hikmah tingkat tinggi baik ajian, asma, hizib dll. Tetapi kalau saya tidak salah masih kurang sekali yang mewedar ilmu tentang pusaka, di kampus inipun Alhamdulillah sudah ada teknik tayuh pusaka. Tapi belum ada yang mengupas secara tuntas dan jelas bilah pusaka baik dari dapur maupun pamor nya.
Pada kesempatan kali ini sedikit saya ingin mengupas khasiat dan manfaat pusaka khususnya keris yang ternyata memiliki kegunaan yang luar biasa. Pada artikel ini saya ingin mengupas jenis pusaka yang dapat di gunakan untuk “JEBOL DANA GAIB” (MENARIK DANA GAIB–MENZOHIRKAN DANA GAIB – MENGUNCI DANA GAIB).
ilmu ini pernah 2x kami praktekan dengan hasil nyata walaupun dana yang di dapat tidaklah banyak, macam pusaka yang di gunakan bisa beragam tapi yang pernah kami praktekan adalah menggunakan 3 pusaka keramat yang memiliki yoni dan tuah tinggi, 3 pusaka tersebut adalah:
1. KERIS PUSAKA OMYANG JIMBE (YANG BERGAMBAR ORANG TUA MEMEGANG BOKOR TERBALIK KONON HANYA ADA 9 BUAH DI PULAU JAWA)
2. KERIS PUSAKA KYAI PAMENGKANG JAGAT
3. KERIS PUSAKA PULANG GENI (KERIS PUSAKA JANOKO / ARJUNA YANG DITURUNKAN PADA PARIKESIT DAN AKHIRNYA BERTAHTA PADA WADAG EYANG PRABU ANGLING DHARMA)
Sebenar nya masih banyak jenis pusaka yang bisa di gunakan seperti KERIS PUSAKA SYEIKH JANGKUNG – KERIS PUSAKA TILAM SARI – KERIS PUSAKA TILAM UPIH maupun pusaka yang berpamor luh gadung dan blarak sineret, bagi yang berkecimpung di dunia “makar” insya allah sedikit banyak sudah mengetahui, ilmu ini adalah ilmu rahasia yang hanya sedikit orang saja
yang tau. Karena bahaya bila di gunakan sembarangan, selama ini kita tau banyak yang menarik dana gaib tapi dana nya masih transparan atau bisa di lihat tapi tidak bisa di sentuh.
Dengan teknik kolaborasi 3 pusaka inilah kita mampu menarik dana, menzohirkan dan mengunci dana tersebut agar tidak hilang.
Ilmu ini hanya diijazahkan khusus pada mereka yang memiliki salah satu di antara pusaka tersebut di atas, dengan catatan pusaka asli dan ber yoni tinggi. Bagi yang berminat silahkan mendaftar ke kyai bengawan candhu untuk pendeteksian pamor nya lebih dahulu, beliau cukup “mumpuni” dalam hal tosan aji. Untuk kami sendiri sudah sangat sibuk mengurusi rompi dan pengijazahan ilmu yang lain sehingga dalam hal ini kami meminta kesediaan kyai bengawan.
Wasalamualaikum wr wb…

Tingkat Keberadaan Tuhan Disekitar Kita

TINGKAT KEBERADAAN TUHAN

Saya sering mendapat pertanyaan dari para sabahat; Tuhan itu ada atau tidak ada? Ini barangkali gara-gara para sahabat saya itu mengetahui bahwa yang ada di depannya adalah lulusan dari Fakultas Filsafat sehingga mereka –entah sekedar iseng atau sungguh-sungguh —ingin mengerti jawabannya dari mulut saya.
Ibarat dokter yang mendapatkan keluhan akan suatu penyakit, saya biasanya merasa bertanggungjawab untuk melontarkan jawaban. Bila dokter siap dengan obat, maka saya siap dengan jawaban. Mungkin ini adalah kesetaraan profesi: dokter dan lulusan filsafat. Hehehe…. Bedanya padahal jelas.
Saran, anjuran dan obat dari dokter ada imbalan uangnya, tapi lulusan filsafat tidak. Boro-boro mengucapkan rasa terima kasih, biasanya malah sebaliknya; membantah, mencibir dan mendebat. Terserah saja… yang penting, saya dan para teman yang rajin diskusi ini akhirnya semakin cerdas dan terampil untuk menggunakan argumentasi untuk menyusun sebuah pandangan dunia.
Terus terang, saya kangen bila dalam sehari tidak dipertanyakan Tuhan itu ada atau tidak. Sejak dulu saat saya masih duduk di bangku SMA kelas 1, atau kuliah di semester-semester awal hingga lulus, atau saat saya sudah memasuki dunia kerja, pertanyaan ini selalu menjadi pertanyaan yang menemani. Dan ini hebatnya, berbeda dengan pertanyaan lain yang jawabannya eksak dan pasti — misalnya berapa tambah berapa sama dengan berapa – jawaban atas pertanyaan Tuhan itu ada atu tidak itu tidak pernah sama terlontar dari mulut saya.
Pasti ada perkembangan, ada penyusutan, ada variasi jawaban. Terkadang semakin berkualitas, namun terkadang semakin dangkal dan tidak bermutu. Bagi saya pribadi, hal ini tidak jadi soal karena saya percaya bahwa otak, pikiran, keyakinan, ide, intuisi kita akan semakin berkembang dan semakin tajam bila diasah terus menerus. Pada satu saat, jawaban itu bisa mandeg dan kasar, namun pada saat yang lain bisa berbinar dan akhirnya menemukan sisik melik tentang hakikat ketuhanan. Semoga!
Bila kebetulan pertanyaan itu berlanjut ke sebuah diskusi yang serius dan situasinya mendukung misalnya bertemu dengan habitat para pemikir handal, saya biasanya menyesuaikan diri. Pertanyaan “Tuhan itu Ada atau Tidak?” di kepala para pemikir handal berkecamuk lebih keras dan lebih kritis daripada kepala saya yang bloon dan tolol. Namun untunglah, biasanya saya tidak kehabisan jurus silat untuk menandingi para pemikir era postmodern yang berkecepatan memori 4 Giga, dan prosesor Intel Dual Core.
Baiklah pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi sekaligus mengajak jagongan dengan para blogger yang budiman untuk membahas bersama-sama jawaban atas pertanyaan “Tuhan itu Ada atau Tidak?…” Agar tidak menjadi diskusi yang tanpa ujung pangkal, hanya ngalor-ngidul dan tidak menghasilkan pengetahuan baru, marilah kita membuat kesepakatan-kesepakatan istilah terlebih dulu.
Marilah kita sepakati dulu istilah YANG ADA. Menurut buku-buku Filsafat yang sudah lusuh dan usang, Istilah YANG ADA, merupakan istilah yang paling umum serta yang paling sederhana di antara semua predikat. Karena YANG ADA maka dapat dikatakan sesuatu mengenai barang-barang yang nyata. Ilustrasinya sbb: kata BARANG dapat diterpkan pada buku, meja, kursi, manusia, KUCING. Nah, ada kata yang lebih umum bahkan paling umum yaitu YANG ADA. Apapun yang dapat kita jumpai dan kita pikirkan, kita bisa menyebutnya YANG ADA. Mudah bukan???
Dalam bahasa Inggris, YANG ADA disebut BEING, bahasa Perancisnya ETRE, bahasa Jermannya SEIN, bahasa latinnya ETRE. Ada kecenderungan masyarakat awam memandang YANG ADA sebagai hal yang pasif yang menyamakannya dengan TERLETAK, TERBENTANG. Padahal, pada hakikatnya, Tuhan Semesta Alam ini sudah menggariskan bahwa YANG ADA ITU AKTIF. Tinggi rendahnya aktivitas tersebut tergantung pada tinggi rendahnya tingkat keberadaan: benda-benda seperti batu, berbeda dengan tumbuhan, hewan, sampai manusia. Untuk menamai sifat aktif YANG ADA ini, biasanya dipakai istilah PENGADA yang artinya YANG ADA yang sedang mengada.
Almarhum dosen saya, Doktor Anton Bakker, semakin mengkongkretisasikan kata YANG ADA dengan arti yang lebih personal, konkret yang menunjuk pada substansi yang hidup dan unik. Dia menyebutnya dengan PENGADA. Nah, untuk mengenali PENGADA ini, caranya adalah mengenali AKU karena AKU-lah sarana untuk menggali dan mengungkapkan hakikat PENGADA tersebut.
Dengan penemuan ini, berarti manusia sudah mampu untuk membuat definisi yang bagus tentang YANG ADA. Bahwa YANG ADA itu terus mengalami pembaharuan meskipun ada sisi-sisi permanensinya. YANG ADA bersifat unik individual, YANG ADA itu satu yang melebur dalam SEMUA. Dan seterusnya….
Untuk lebih mengenal YANG ADA dan semakin memahami bahasa metafisika umum, ada baiknya juga memiliki kejelasan tentang klasifikasi YANG ADA. Sebab di sinilah kita mampu mendudukkan sesuatu hal sesuai dengan klasifikasinya. Pengetahuan ini juga bermanfaat untuk menjawab pertanyaan; TUHAN ITU ADA ATAU TIDAK?
Almarhum Profesor Notonagoro secara gamblang menjelaskan TINGKAT-TINGKAT KEBERADAAN. Dia membagi YANG ADA dalam dua kategori yaitu YANG NYATA ADA dan YANG ADA DALAM KHAYALAN. YANG NYATA ADA dibagi lagi menjadi ADA YANG MUNGKIN dan ADA YANG AKTUAL. Sedangkan YANG ADA DALAM KHAYALAN bisa dipilah menjadi YANG ADA DALAM KHAYALAN yang berupa KEMUNGKINAN dan YANG ADA DALAM KHAYALAN yang bersifat AKALI.
ADA YANG AKTUAL mempunyai esensi abstrak atau hakikat yang mengacu pada eksistensi sesuatu tanpa spesifikasi bentuk sebagai yang independen atau tidak. Esensi individual atau universal itu bukan hal yang kongkret dan bereksistensi melainkan prinsip yang dengannya segala sesuatu itu bereksistensi sebagai sesuatu jenis tertentu. Sementara ESENSI KONGKRET ini bersifat INDIVIDUAL dengan semua determinasi riil yang ada padanya.
Lain lagi yang diungkapkan oleh dosen Ontologi/Metafisika Umum lain, yaitu Doktor Dibyasuharda. Biar nggak ribet dan rumit untuk memahami YANG ADA, dia lebih cenderung menyukai kategori YANG ADA dengan membaginya hanya menjadi tiga; ADA OBYEK, ADA SUBYEK dan ADA AN SICH. ADA OBYEK dapat dikenali manusia karena ia berada di luar subyek atau AKU. Kedua, ada SUBYEK yang dikenali manusia di dalam dirinya sendiri atau AKU yang berhadapan dengan DIRIKU. Ketiga ADA AN SICH yang dikenal subyek, namun tidak dihinggapi dan terlepas dari KEOBYEKANNYA. ADA AN SICH tidak terbuka bagi subyek, karena pada pangkal usaha untuk mengenalinya maka subyek telah menjadikannya ADA OBYEK.
Nah, uraian ini bisa dipakai sebagai bingkai, cara pandang, pola pikir atau paradigma untuk menjawab pertanyaan TUHAN itu ada atau tidak? Jawabannya jelas bahwa TUHAN ITU ADA. Ada di mana? karena TUHAN ITU ADA AN-SICH maka kita tidak bisa menjawab karena pada pangkal untuk menjawabnya kita akan terjebak pada mengobyekkan Tuhan. Namun bila sang penanya sangat penasaran dan daripada nanti kita dianggap pelit untuk menjawab, maka ada baiknya kita menjawab dengan cara pandang Profesor Notonagoro.
Demikian semoga ada manfaatnya meski kecil. Salam damai di wajah, tubuh dan gerakan serta damai pula di hati, mohon maaf bila salah.

Tips Untuk Yang Suka Uji Nyali


TIPS BUAT YANG SUKA UJI NYALI

Buat para sedulur yang memiliki mental kuat dan ingin uji nyali bertemu makhluk gaib sebangsa kuntilanak, gendruwo dan sebangsanya. Saya ingin berbagi sedikit informasi. Silahkan coba cara dibawah ini:
Siapkan penggorengan dan minyak jelantah kemudian siapkan ikan asin. Bawalah ketempat yang dianggap angker. Nah….monggo ikan asinnya digoreng ditempat tersebut dengan cukup diniatkan bertemu tanpa mantra apa pun mudah-mudahan atas ijinNYA kedatanganan tamu tersebut. Lebih afdol lagi sambil bakar dupa…………
Cara ini saya dapatkan dari seorang dayak di Kalimantan timur sewaktu saya masih duduk di sekolah menengah atas. Waktu itu saya dan kawan2 mau camping di hutan pinggiran jalan penghubung Balikpapan – samarinda. Tapi ingat kalau gak kuat jangan sekali-kali dilakukan apalagi yg punya penyakit jantung saya tidak bertanggung jawab.
Mohon maaf buat Ki Wong Alus dan para sedulur atas tips yg nyeleneh ini buat sekedar berbagi info

Cara Mengembalikan Sihir Dan Santet Kiriman Orang Jahat

TIRAKAT MENGEMBALIKAN SIHIR DAN SANTET


Assalamu’alaikum Wr Wb salam pamuji rahayu dalem ingkang ki wongalus dan para sedulur sedoyo yang saya hormati, Kembali ijinkan saya Wong Djowo ini berbagi setitik ilmu yang telah dianugerahkan sang hyang murbeng dumadi dadi gusti Allah SWT. Amalan ini adalah berbentuk tirakatan yang lumayan cukup berat khususnya untuk menghadapi santet yang lumayan tinggi dan sukar untuk dilawan. Semoga setitik amalan saya ini berguna bagi pembaca pada umumnya dan memperkaya pustaka keilmuan diblog tercinta ini berikut tirakatannya :


1. Puasa 40 hari, mulai sabtu kliwon (Buka tanpa makanan Bernyawa sifatnya berasal dari makhluk bernafas / hidup)


2. Setiap malam salat hajat mohon dikembalikan kezoliman org yg menyihir.


3. Setiap habis salat hajat Baca amalan : Tasawul ke Rasulullah, Para Sahabat, nabi Khidir, Nabi Sulamian Bin Daud AS, Syaikh abdul qadir jailany al baghdadi, Kanjeng sunan kalijaga, Para Ulama, Para ahli kubur minal muslimin wal muslimat..


- Al fatihah 7x, Ayat 3 serangkai (kulhu,annas, al falaq ) 7x


- Baca surat tabarok 1x, Yasin 1x.


- kullun nafsin dza iqaatul mauti Lahaulawaquwwataillabillah 1000x


- Ya-Mudzdzill 1000x


- Ya Hasiib 1000x


- Ya Mu’id 1500x


- Ya mumiit 1500x


- Ya muakhir 1500x


- Ya hakiim 1500x


- Lalu doa mohon : DUH GUSTI ALLAH PEPARENGI KULO PITULUNGAN, HANCURKAN ZOLIME SI … BIN … , AMATENI NIYAT LAN ZOLIME SI… BIN… LAN KERSANING KEKUATAN ALLOH.ATAU YA ALLAH HAMBA MOHON PERTOLONGAN, HANCURKAN KEZOLIMANNYA SI … BIN …, MATIKANLAH SEGALA NIYAT SERTA KEZOLIMANNYA SI …. BIN…TERHADAP HAMBA & KELUARGA HAMBA. HANCURKAN SEGALA SIHIRNYA DAN TIPU DAYANYA LAN KERSANING KEKUATAN ALLOH LAHAULAWALAQUWWATAILLABILLAH. (BILA TIDAK TAHU ORANG YANG MENZALIMI DAPAT DI GANTI DOA DIBAWAH)


4. Pada Hari ke 40 Pada saat menjelang subuh, ambil sepotong gedebong pisang jika bisa dengan jantungnya & kelapa gading & sebilah golok tajam.


5. Siapkan kembang 7 rupa, dupa arab/menyan.


6. Salatkan selayaknya mayat di dawamkan ke org zolim tersebut.


7. Lalu sebelum matahari terbit atau pada saat subuh. Taburkan kembang dan nyalakan dupa ke gedebong pisang tadi. Menghadap arah kiblat sembari mengucap innalillahi wa inna ilaihi rojiiun.


8. Sebelumnya taruh gedebong pisang diantara 2 buah bangku.


9. Setelah selesai di atas lalu, Ambil golok sebelum mengambil golok bacalah surat 3 serangkai terlebih dahulu.


10. Kemudian ambil lalu, bersiap membelah gedebong pisang & Kelapa gading tersebut dengan tebasan yang keras bertenaga. Tebaslah di tengah2 gedebong&kelapa gading tersebut.


11. Sebelum menebas baca rapalan / doa ini :


NIYAT INGSUN AMATENI ZOLIMME SI …. BIN ….


AMATENI NIYATE DZOLIME SI … BIN….


AMATENI SIHIRE SI … BIN….


AMATENI KHODAM SIHIRE SI … BIN ….


AMATENI SEKABEHING KEZOLIMANE SI … BIN …


SUN TAK ANTEMKE LAN KUASANING ALLOH


YA KURODAT.. 7X


YA IRADAT … 7X


LAHAULAWALA QUWWATA ILLABILLAHIL DST.


ALLAHU AKBAR! (KEMUDIAN TEBAS GEDEBONG PISANG DAN KELAPA GADING)


12. Lalu kubur atau larung kedebong tersebut ke kali atau sungai.


13. Sodaqoh anak Yatim semampunya (Bisa juga buncengan tumpengan dibagikan ke anak yatim)


Note : Kegedebong pisang yang dipakai pisang raja beserta jantungnya.(simbol akan ruh orang yang akan kita patahkan kezalimannya ). Kelapa gading (kelapa kuning/ simbol kedigjayaan orang yang menyantet akan di binasakan khodamnya). Gak beberapa lama sang penyihir akan mengalami musibah yang parah hingga kematian termakan ilmunya sendiri.


Bila tidak diketahui yang menyihir ganti mantranya dengan :


SAPA SING AWANG UWUNG GAWE ALA MARANG


AKU TAK PATENI SAK JREONING AWAKMU LANTARAN


KAROMAHE KANJENG SUNAN KALIJAGA


NIYAT INGSUN AMATENI ZOLIMME


AMATENI NIYATE DZOLIME


AMATENI SIHIRE


AMATENI KHODAM SIHIRE


AMATENI SEKABEHING KEZOLIMANE WONG KANG BECIK LAN


GAWE ALA MARANG AKU HU YA ALLAH


SUN TAK ANTEMKE LAN KUASANING ALLOH


YA KURODAT.. 7X


YA IRADAT … 7X


LAHAULAWALA QUWWATA ILLABILLAHIL DST.


Tidak lama setelah hari 40 yang menzalimi akan terkena musibah yang luar biasa keras. Semua kembali kepada kekuasaan Sang Khalik pencipta Alam Semesta.


IJAZAH: BISSMILLAH SAYA IJAZAHKAN AMALAN INI KEPADA KIWONGALUS DAN PEMBACA PADA UMUMNYA SEMOGA BAROKAH DUNIA DAN AKHIRAT. (TERIMA IJAZAH KIRIM AL FATIHAH KE KANJENG SUNAN KALIJAGA)

Ilmu Tirakat Meper Howo Nepsu

TIRAKAT MEPER HOWO NEPSU

Salah satu cara mengendalikan hawa nafsu yang cenderung kepada keburukan adalah Riyadhoh dari kata Ar-Riyadhu yang mengandung arti: latihan atau melatih diri.
Maksud dari Riyadhoh adalah melatih diri untuk menjadi manusia yang kuat, memiliki pikiran yang kuat fokus konsentrasi, memiliki jiwa yang kuat menepis godaan, istiqomah dalam menjalankan ibadah baik yang wajib maupun yang sunnah. Semua itu dengan harapan bisa membentuk pribadi-pribadi tauhid yang hanya bertuhan pada Allah SWT.
Orang yang ahli riyadhoh akan memiliki keyakinan bahwa seberat dan sebesar apapun persoalan kehidupan tidak akan pernah sebanding dengan kebesaran Allah SWT. Karena itu solusi segenap persoalan hidup harus dimulai dari memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT. Maka dia akan suka bekerja keras, namun dilanjutkan dengan kepasrahan yang tinggi terkait hasilnya kepada Sang Maha Pencipta.
Di Jawa, ada kata lain yang bisa jadi maknanya hampir sama dengan riyadhoh yaitu tirakat. Tirakat adalah bentuk upaya spiritual seseorang dalam mencapai kedekatan dengan Tuhan, dengan harapan nantinya tuhan memberikan sesuatu yang special kepadanya.
Berpuasa temasuk salah satu bentuk tirakat. Dengan berpuasa orang menjadi fokus, tekun dan disiplin dalam menjalankan kehidupan spiritual yang sejalan dengan kehendak Allah SWT.
Untuk mendapatkan kedekatan dengan Tuhan, tiada jalan lain kecuali menahan hawa nafsu alias MEPER HOWO NAFSU sehingga tujuan-tujuan yang penting dapat tercapai, selain puasa kegiatan tirakat lainnya adalah meditasi atau semedhi. Meper howo nafsu itu, dalam masyarakat Jawa dikenal dengan “NUTUPI BABAHAN HOWO SONGO” menutup Sembilan lubang dalam diri manusia. Yaitu dua mata, dua lubang hidung, mulut, dua telinga, dubur dan kemaluan. Mata = pengelihatan/paningal, telinga =pendengaran, hidung =penciuman, mulut = bicara, kemaluan =nafsu seks, dubur =nafsu makan. Menutupi maksudnya adalah menjaga organ-organ tubuh itu dari malfungsi atau menggunakan organ tubuh itu untuk fungsi-fungsi yang tidak baik.
Meditasi dan semedi biasanya dilakukan bersama-sama dengan tapa brata, yang dilakukan di tempat-tempat yang dianggap keramat misalnya di gunung, makam leluhur, rumah atau tempat yang dianggap keramat.
Ada beberapa bentuk tirakat misalnya: tidak tidur semalam suntuk/ pati geni tidak boleh keluar kamar semalam suntuk, tidak boleh tidur dan makan minum. Puasa senin kamis. Mutih mulai dari kemampuan satu hari hingga 40 hari hanya makan nasi putih dan minum air putih sedikit pada saat matahari terbenam. Ngeruh yaitu hanya boleh makan sayur dan buah, dilarang yang bernyawa. Ngebleng yaitu tidak makan dan minum tidak boleh tidur, makan dan minum. Nglowong hanya makan tertentu dengan waktu tertentu tidur hanya 3 jam.
Ngrowot hanya boleh makan satu jenis buah maksimal 3 buah dari subuh sampai magrib. Nganyep boleh makan sembarang tapi yang tidak ada rasanya dan harus didinginkan sedingin dinginnya. Ngidang hanya boleh minum air putih dan daun. Ngepel hanya makan nasi sehari satu kepal sampai 3 kepal saja. Wungon tidak boleh makan minum dan tidak tidur selama 24 jam. Ngalong sambil menggantung di atas pohon dengan posisi kaki diatas kepala dibawah alias sungsang. Jejeg yaitu tidak boleh duduk selama 12 jam.
Lelono melakukan perjalanan malam jam 12 sampai jam 3 untuk mawas diri. Kungkum yaitu puasa bersila dalam sungai yang ketemu dua arusnya mulai jam 12 malam sampai jam 3 pagi. Topo pendem/ngluwang yaitu puasa dikubur hidup-hidup hanya deberi jalan nafas, biasanya selama 3 hari atau 7 hari, pertaruhannya nyawa dan hasilnya adalah mampu menghilangkan tubuh dari pandangan orang atau melihat jelas dengan mata telanjang mahluk ghoib.
Selanjutnya, dalam proses tirakat kita dianjurkan untuk senantiasa fokus dalam khusyuk dzikir kepada Allah SWT. Doa-doa yang dibaca biasanya beragam sesuai dengan keperluan dan kebutuhan apa yang ingin kita raih. Niat biasanya diucapkan dengan mulut namun bisa juga dibatin di hati saja. Hal ini tidak akan mengurangi nilai dari sebuah tirakat.
Selanjutnya maka saat kita melakukan tirakat, ada rambu-rambu agar tirakat kita ada dan nampak hasilnya yaitu menjaga perilaku kita sehari-hari. Tidak perlu kita tirakat di gua kalau memang tidak perlu berada di gua. Bertapa ngrame (di tempat ramai) sebagaimana hidup sehari-hari bergaul di masyarakat pun juga memiliki nilai yang besar. Sebab godaan dan hambatannya juga tidak kalah besar dibanding dengan bila kita menyendiri di gua atau di kamar.
Godaan ketika kita tirakat yang paling sering terjadi adalah digoda teman dan berada di lingkungan dimana kita harus bisa beradaptasi. Teman akan mempengaruhi seseorang lagi puasa, oleh sebab itu kita harus punya pendirian yang kuat dan tidak mudah terpengaruh. Kalau anda tergolong orang yang gampang dipengaruhi keadaan maka lebih baik untuk tirakat di tempat yang sepi.
Godaan bujuk rayu dan menggoda keinginan kita sungguh beraneka ragam bentuknya. Hidup manusia senantiasa diselimuti oleh bermacam-macam pengaruh, baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif. Pengaruh positif berkaitan erat dengan apa yang disebut dengan “petunjuk”. Sedangkan pengaruh negatif berhubungan erat dengan “godaan”. Kedua jenis pengaruh ini tidak hanya menghinggapi satu atau dua orang tetapi ke semua orang.
Dalam sebuah hadis Nabi dikatakan bahwa kemiskinan itu dekat dengan kekufuran. Bunyi hadis tersebut nampaknya logis yaitu tatkala hidup seseorang berada dalam level miskin atau serba kekurangan maka ketahanan jiwanya akan rapuh dalam menghadapi cobaan hidup. Disini dibutuhkan sebuah prinsip yang kuat sehingga seseorang mampu menangkis segala bentuk godaan.
Tentunya tidak sedikit juga manusia yang tetap tegar dan mampu berpegang pada prisip kebenaran. Mereka tidak rapuh walau diterjang badai. Mereka tidak gentar menghadapi cobaan hidup walaupun mereka dalam kondisi serba kekurangan. Mereka tetap menghiasi dunia dengan cahaya dzikir kepada Sang Pencipta. Mereka senantiasa meramaikan dunia dengan amalan-amalan ibadahnya kepada Sang Khalik. Bagi mereka, kemiskinan hanya merupakan bagian dari liku kehidupan. Kemiskinan akan berubah menjadi kaya ketika hati manusia tidak mempermasalahkannya. Kemiskinan bisa berubah menjadi kesuksesan hidup. Semua ini tergantung cara pandang kita.
Amalan agama sering dijadikan tumpuan oleh kebanyakan orang untuk mencapai kesuksesan hidupnya. Amalan agama sering mereka gunakan sebagai andalan untuk mendapatkan tujuan hidup sukses. Kita pun percaya bahwa kekuatan dari Tuhan adalah segala-galanya. Konsep sukses yang demikian yang akan mengantarkan hidup mereka bahagia.
Konsep sukses bahagia yang datang atas ridho dari Tuhannya juga yang akan membimbing mereka menjadi orang yang idealis, memiliki prinsip hidup, dan rendah hati (tawadu’). Tidak heran apabila kita sering menjumpai orang-orang sukses tetapi mereka tetap menunjukkan sikap-sikap ramah, familier, rendah hati, bijaksana, dermawan, dan menyejukkan hati.
Tipe orang sukses yang sejati yaitu dia yakin bahwa apa yang telah diraihnya adalah merupakan pemberian dari Tuhan serta luasnya wawasan ilmu yang mereka miliki hanyalah titipan NYA semata. Semakin banyak ilmu yang dimiliki seseorang maka akan semakin jauh mereka dari kesombongan. Orang yang sombong adalah orang yang sedikit ilmu.
Orang yang sukses mulia akan semakin langgeng karena keberadaannya lebih banyak memberi manfaat bagi orang lain dan keluarganya. Kesuksesannya akan mudah dinikmati dan dilanjutkan oleh anak cucunya. Sabda Nabi berbunyi, “Sebaik-baik manusia adalah mereka yang lebih bermanfaat bagi orang lain, sejelek-jelek manusia adalah yang keberadaannya didunia seperti tidak ada. (HR. Bukhori)”.
Orang bisa sukses karena adanya support dan doa dari banyak orang agar mereka senantiasa eksis. Orang yang sukses mulia memperoleh apa yang diinginkannya tanpa merugikan pihak lain. Orang yang sukses mulia mencari apa yang diinginkannya melalui koridor agama yang tepat. Sebagai imbasnya mereka akan merasakan hidup nyaman, makan enak, dan tidur nyenyak, lantaran segala yang telah didapatkannya mendapat rekomendasi dari Tuhan.
Manakala apa yang telah didapatkannya tadi yang berupa harta, rejeki, atau ilmu dinikmati oleh diri kita, anak – istri kita maka akan mengandung berkah dari Tuhan. Dan darah yang mengalir di dalam tubuh anak dan isterinya adalah darah yang penuh berkah. Hal ini sekaligus juga merupakan cerminan perjuangan dan bentuk kasih sayang yang sempurna kepada keluarga.
Di sisi lain, tidak bisa disangkal, betapa berat pilihan yang dihadapi oleh seseorang tatkala dia dihadapkan pada sebuah iming-iming yang begitu menggiurkan. Bisa dibayangkan betapa bergolaknya hati seseorang ketika idealisme yang dimiliki selama ini dirayu oleh gemerlapnya uang. Sulit dibayangkan seandainya seseorang dihadapkan pada sebuah kesempatan yang begitu terbuka untuk mendapatkan tamsil (tambahan penghasilan) dengan cara mudah tapi tidak halal.
Antara keinginan untuk memanfaatkan situasi dengan bisikan kesucian hati akan bertempur dengan sengit. Apabila bisikan setan yang menang maka yang terjadi mereka akan tergelincir ke dalam jurang kenistaan. Makna hidup yang sesungguhnya akan sirna. Mereka akan jauh dari cahaya kehidupan yang dirahmati oleh Tuhan. Mereka akan terperangkap ke dalam keadaan yang sangat mengerikan.
Berkaitan dengan kondisi yang seperti tersebut di atas, Nabi Muhammad Saw telah memperingatkan kepada kita sebagai bentuk kecintaannya kepada kita, melalui sabdanya : “Ada dua dosa yang Allah Swt tidak akan menangguhkan azabnya di dunia, yaitu durhaka kepada kedua orang tua dan berbuat dzolim kepada sesama. (HR. Bukhori – Muslim).
Apabila kita cermati hadis diatas maka ada satu sisi yang begitu mengerikan yang perlu kita hindari yaitu bahwa apabila seseorang melakukan dua hal sebagaimana yang disebutkan diatas maka azab Allah akan dibayarkan tunai di dunia. Mengambil sesuatu yang bukan haknya adalah merupakan bentuk kedzoliman terhadap sesama. Sebagai konsukuensinya maka azab segera ditimpakan kepadanya atau keluarganya. Musibah akan segera datang silih berganti, baik yang menimpa dirinya maupun anggota keluarganya.
Untuk mengantisipasi hal itu dibutuhkan sebuah ketahanan iman yang kokoh, sebuah kecerdasan spiritual yang sempurna, dan sebuah kesadaran jiwa yang luar biasa. Dukungan moral dari keluarga sangat diperlukan untuk memperkokoh benteng keimanan. Peran istri sangat besar dalam mengarahkan suami dalam menentukan pilihan. Istri yang baik akan cenderung mengarahkan suami ke hal-hal yang baik. Istri yang baik akan berperan penting dalam penegakan keluarga dan bahkan kondisi negara yang baik.
Kondisi di lapangan memang tidak sesederhana teori saja. Siapapun akan merasa berat ketika harus berhadapan dengan situasi yang penuh dengan pilihan. Terlebih jika kebobrokan itu sudah berada dalam sebuah sistem. Seandainya tidak ikut ambil bagian dalam memanfaatkan kesempatan yang ada maka akan dikucilkan. Sebaliknya bila turut serta dalam lingkaran setan maka hukuman dari Allah segera menimpanya langsung di dunia.
Langkah terbaik yang perlu diambil ketika seseorang berada dalam lingkaran kejahatan keburukan dan sifat-sifat/watak-watak setan adalah menanamkan sebuah prinsip yang kuat. Sebuah prinsip yang bijaksana dalam menentukan pilihan, lebih baik dikucilkan oleh manusia daripada dikucilkan oleh Tuhan. Orang baik akan dikucilkan oleh sistem yang jelek. Orang jelek akan dikucilkan oleh sistem yang baik. Itulah dinamika kehidupan. Sebagai manusia yang penting adalah bagaimana berbuat baik kepada sesama manusia dan kepada Tuhannya. Semoga Tuhan selalu menunjukkan jalan yang terbaik kepada kita. Salam paseduluran selalu… rahayu… wassaalamualaikum wr wb.